BNPT : Aksi Terorisme dan Radikalisme di Indonesia Cenderung Turun
BADUNG, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat kecenderungan penurunan aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia. Berdasarkan data Global Terrorism Index, aksi terorisme dan radikalisme tahun 2023 menurun hingga 55 persen.
"Di Indonesia itu berdasarkan data Global Terrorism Index pada 2023 terlihat menurun sampai 55 persen," kata Deputi Kerja Sama Internasional BNPT, Andhika Chrisnayudanto di Badung, Kamis (18/5/2023).
Sementara pada tahun sebelumnya yakni 2022, penurunan aksi terorisme dan radikalisme dibanding tahun sebelumnya mencapai 86 persen.
Andhika mengatakan, indikasi menurunnya aksi terorisme diukur berdasarkan tiga faktor utama, yaitu jumlah kematian, serangan, dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.
Andhika hadir di Bali dalam rangka pertemuan Kelompok Kerja ASEAN SOMTC yang digelar oleh Divisi Hubungan Internasional Polri di Kuta, Badung.
Pertemuan ini merupakan wadah bagi negara-negara anggota ASEAN untuk mendiskusikan strategi dan inisiatif upaya pemberantasan terorisme di Asia Tenggara.
Editor: Reza Yunanto