BNN Provinsi Bali Libatkan Tokoh Agama Jadi Penyuluh Antinarkoba

dewi umaryati ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 15:58 WITA
BNN Provinsi Bali Libatkan Tokoh Agama Jadi Penyuluh Antinarkoba
Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen I Putu Suastawa melibatkan pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk mengkampanyekan gerakan anti narkoba, Selasa (6/10/2020) (Foto : BNN Provinsi Bali)

DENPASAR, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menggelar Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini melibatkan 20 perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Denpasar.

"Kami libatkan tokoh agama untuk ikut dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba ini karena informasinya masih didengarkan oleh umat dan pengikutnya," kata Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen I Putu Suastawa di Sanur, Denpasar, Selasa (6/10/2020).

Berdasarkan survei yang dilakukan Deputi Bidang Pencegahan BNN RI tahun 2019, figur dari pemuka agama masih sangat dipandang oleh masyarakat, saat menyampaikan informasi tentang bahaya narkoba.

"Angkanya lumayan besar. Sekitar 78 persen responden masyarakat masih melihat pemuka agama memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter umat, agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba," kata Suastawa.

Selain pemuka agama, tokoh masyarakat juga ikut dilibatkan sebagai perpanjangan tangan BNN di tengah-tengah masyarakat. Apalagi bahaya narkoba kini tak hanya terjadi di wilayah perkotaan, melainkan sudah masuk ke pedesaan hingga perkampungan dan desa terpencil.

"Sebagai orang yang menjadi panutan, pemuka agama dapat menyampaikan bahaya narkoba dalam upacara agama, serta forum keagamaan lainnya," ujarnya.

Tokoh umat beragama, diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, dengan menjalankan fungsinya sebagai penyuluh, fasilitator, mediator, penjangkau dan melakukan deteksi dini.

"Pemuka agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi pendamping bagi korban penyalahgunaan narkotika, minimal di lingkungan terdekat mereka sendiri," katanya.

Ikut hadir dalam workshop P4GN ini Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Sang Gede Sukawiyasa, perwakilan dari Kesbangpol Kota Denpasar, serta praktisi komunikasi dari Universitas I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar.


Editor : Dewi Umaryati