Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Kokain dari Kolombia di Bali

Bona Jaya ยท Senin, 26 Maret 2018 - 21:55:00 WITA
Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Kokain dari Kolombia di Bali
Petugas Bea dan Cukai Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali saat menunjukkan tersangka dan barang bukti kokain. (Foto: iNews/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id – Penyelundupan dua kilogram lebih narkoba jenis kokain berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali. Narkoba yang ditaksir nilainya mencapai Rp15 miliar itu dibawa oleh seorang pria berinisial INA (47) warga Buleleng, Bali.

Informasi yang dihimpun iNews, penangkapan itu terjadi pada Jumat 23 Maret 2018 sekitar pukul 18.30 WITA. Pelaku diamankan saat baru tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Berdasarkan hasil analisa penumpang, seorang penumpang pesawat Qatar Airways dengan flight QR-962 dari Doha, Qatar, yang merupakan penumpang transit dengan rute penerbangan Bogota-Madrid-Doha-Denpasar.

Awalnya penumpang itu tidak masuk dalam daftar mencurigakan atau kategori "high risk passenger". Namun saat Petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai memeriksa menggunakan X-ray barang dan badan atas penumpang tersebut. Ditemukan barang yang mencurigakan yang disembunyikan dalam empat dinding karton ditumpukan kemeja baru dan di dalam 39 amplas. Saat di buka, isinya kokain.

Kemudian, petugas melakukan penindakan terhadap tersangka dengan mengamankan ke Polda Bali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka membawa kokain itu dengan cara menyembunyikannya agar dapat mengelabuhi petugas.

Hasil pemeriksaan, penyelundupan itu berawal saat pelaku berkenalan dengan seorang wanita yang bernama Bella asal Filipina. Bella menjanjikan pekerjaan untuk membawa dokumen dengan iming-iming upah sebesar USD 3.000 atau setara dengan Rp40 juta dari seseorang di Kolombia.

Namun sesampainya di Doha, pelaku kehilangan kontak dan memutuskan kembali ke Indonesia melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, sambil membawa tas yang dibawanya dari Kolombia tersebut.

“Ada upaya memasukan narkoba jenis kokain oleh tersangka yang merupakan warga Indonesia. Beratnya kurang lebih dua kilogram. Kami yakin pelaku tahu soal barang bawaannya (kokain),” ujar Kepala Kantor DJBC Bali, NTT dan NTB, Syarif Hidayat, Senin (26/3/2018)

Selain pria asal bali tersebut, petugas bea cukai juga meringkus lima pelaku penyelundup narkoba jenis sabu, ganja, serta ekstasi, di antaranya sepasang kekasih S (24) dan AP (25) asal Riau, bersama rekannya AA (23), MAF (35), dan NF (34) yang menyelundupkan narkoba jenis sabu yang dalam kemaluannya. Dari ketiganya, petugas mengamankan 400 gram lebih sabu, 30 gram ganja, dan 10 butir ekstasi.

Seluruh pelaku saat ini diserahkan ke Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka terancam hukuman seumur hidup hingga hukuman mati sesuai Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Peredaran Narkoba.

Editor : Donald Karouw