Banjir Bandang di Jembrana, Belasan Ternak Mati dan Kebun Warga Rusak

Nyoman Sudika, Antaranews ยท Jumat, 15 Januari 2021 - 20:08:00 WITA
Banjir Bandang di Jembrana, Belasan Ternak Mati dan Kebun Warga Rusak
Banjir bandang di Jembrana menghanyutkan satu rumah warga dan belasan ternak sapi milik warga mati, Jumat (15/1/2021). (iNews.id/Nyoman Sudika)

JEMBRANA, iNews.id - Belasan ternak sapi milik warga Jembrana, Bali mati diterjang banjir bandang. Selain itu perkebunan warga juga rusak tersapu banjir.

"Ada beberapa sapi warga yang mati karena hanyut terseret banjir," kata Kepala Desa Medewi, Nengah Wirama, Jumat (15/1/2021).

Dia mengatakan, banjir memang sering terjadi di desanya, terutama di Banjar Loloan. Namun banjir kali ini terbilang parah. Tiga rumah warga rusak berat diterjang banjir termasuk beberapa perkebunan warga yang rusak tersapu air.

Menurutnya air berasal dari luapan sungai di perbatasan Desa Medewi dan Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan yang berhulu di hutan wilayah setempat. Luapan air sungai itu mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 01.00  dini hari.

"Saat banjir datang, warga berusaha menyelamatkan diri beserta barang berharga miliknya ke badan jalan yang lebih tinggi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan banjir di Jembrana membuat sebuah rumah warga di Banjar Loloan hanyut tersapu air hingga tak berbekas.

"Kejadian jam dua semuanya hanyut," tutur Mujiyati, pemilik rumah.

Banjir di desa tersebut juga menyebabkan puluhan rumah terendam banjir dan akses jalan terputus. Bahkan jalan sepanjang 200 meter yang menghubungkan Banjar Loloan dan Banjar Setra lenyap dan berubah menjadi aliran sungai.

Editor : Reza Yunanto