Masjid di Jembrana Bali Terendam Banjir, Warga Kesulitan Beribadah

Nyoman Sudika ยท Senin, 12 Oktober 2020 - 16:23 WITA
Masjid di Jembrana Bali Terendam Banjir, Warga Kesulitan Beribadah
Masjid di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali terendam banjir menyebabkan warga kesulitan beribadah. (iNews.id/Nyoman Sudika)

JEMBRANA, iNews.id - Banjir di Kabupaten Jembrana, Bali paling parah dampaknya dirasakan warga Desa Pengambengan. Sebuah masjid yang biasa dipakai warga beribadah di desa itu terendam banjir.

Masjid tersebut yakni Masjid Baiturrahman yang berada di Banjar Kelapa Balian. "Banjir sampai ke dalam masjid, nggak bisa sembahyang," kata Jumari, pengurus masjid di lokasi, Senin (12/10/2020).

Dia menuturkan, air mulai masuk ke masjid sejak pukul 1 dini hari. Hingga siang ini, air belum surut sepenuhnya. Dipastikan masjid tersebut tidak bisa dipakai beribadah selama masih terendam banjir

"Kalau sudah habis airnya nanti baru bisa dipel," katanya.

Banjir di Desa Pengambengan terjadi tiap tahun. Namun banjir yang terjadi kali ini merendam hampir seluruh rumah di Desa Pengambengan. Total ada 8.000 orang yang merasakan dampak banjir.

"Di Pengambengan hampir 4 banjar semua kena, paling parah di Kelapa Balian itu 100 persen warganya terendam banjir," tutur Kepala Desa Pengambengan, Kamaruzzaman.

Dia menyebut banjir tahunan ini merupakan air kiriman akibat curah hujan yang tinggi. Agar banjir tak terulang, desa akan mengusulkan pembuatan drainase tembus ke kolam labuh, sehingga banjir yang datang akan lebih cepat surut.


Editor : Reza Yunanto