6 Wisatawan Tertimbun Longsor saat Rafting di Gianyar, 2 Tewas 1 Hilang

Ketut Catur Kusumaningrat ยท Kamis, 25 November 2021 - 17:22:00 WITA
6 Wisatawan Tertimbun Longsor saat Rafting di Gianyar, 2 Tewas 1 Hilang
Petugas gabungan BPBD dibantu warga mengevakuasi wisatawan yang tertimbun longsor saat rafting di Sungai Ayung, Gianyar, Kamis (25/11/2021). (Foto: iNews TV/Ketut Catur Kusumaningrat)

GIANYAR, iNews.idEnam wisatawan tertimbun longsor saat melakukan kegiatan rafting di Sungai Ayung, Banjar Begawan, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (25/11/2021) sore. Peristiwa itu mengakibatkan dua orang tewas, satu hilang dan tiga lainnya selamat.

Diperoleh informasi, longsor tersebut terjadi ketika enam wisatawan melaksanakan kegiatan rafting di Sungai Ayung, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan sekitar pukul 14.00 WITA.

Tanpa diduga, lereng sungai setinggi 100 meter longsor dan langsung menimpa enam wisatawan tersebut.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Warga berhasil mengevakuasi lima dari enam korban. 

Dari kelima korban yang dievakuasi, dua di antaranya meninggal dunia. Sedangkan tiga lainnya selamat dan kini sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Sementara satu wisatawan lainnya belum ditemukan.

“Totalnya ada enam orang, dua di antaranya WNA pasangan suami istri. Yang meninggal dua, tiga selamat dan satu belum ditemukan,” kata Kapolsek Payangan, AKP Agus Ady Wijaya.

Tim BPBD Gianyar menyiagakan peralatan untuk mencari wisatawan yang tertimbun longsor saat rafting di Sungai Ayung, Kamis (25/11/2021). (Foto: iNews TV/Ketut Catur Kusumaningrat)
Tim BPBD Gianyar menyiagakan peralatan untuk mencari wisatawan yang tertimbun longsor saat rafting di Sungai Ayung, Kamis (25/11/2021). (Foto: iNews TV/Ketut Catur Kusumaningrat)

Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan, petugas gabungan BPBD, Basarnas dan polisi masih berupaya mencari keberadaan korban hilang tersebut.

“Kesulitan kita medannya sangat sulit sekali, medannya curam dan licin. Jadi perlu ekstra hati-hati. Kita sudah bawa peralatan dan Basarnas sedang menuju lokasi,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: