2 Pria di Jembrana Ditangkap Polisi Diduga Jual Surat Sehat Bebas Covid-19 Palsu

Nyoman Sudika ยท Kamis, 14 Mei 2020 - 23:15 WITA
2 Pria di Jembrana Ditangkap Polisi Diduga Jual Surat Sehat Bebas Covid-19 Palsu
Suasana Pelabuhan Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Jembrana (foto: dokumentasi iNews.id)

JEMBRANA, iNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Jembrana meringkus dua laki-laki berinisial FM, 35 tahun dan PB, 20 tahun, di Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Kamis (14/5/2020). Keduanya ditangkap setelah polisi mengamankan seorang pemudik yang kedapatan memiliki surat sehat bebas Covid-19 yang diduga palsu.

Untuk mencegah penularan virus corona agar tak semakin meluas, pemerintah memperketat lalu lintas orang dari satu daerah ke daerah lain. Bagi warga yang akan pulang ke kampung halaman, wajib menyertakan surat sehat bebas Covid-19 dari puskesmas.

Diduga memanfaatkan aturan dari pemerintah inilah, ada oknum warga yang mencoba mengeruk keuntungan pribadi. Pengungkapan ini bermula saat polisi memeriksa kelengkapan surat seorang calon pemudik berinisial MR, 30, yang berencana pulang kampung ke Sampang, Madura, Jawa Timur.

Curiga dengan keaslian surat sehat yang dibawa pemudik ini, petugas kemudian menginterogasi MR hingga menangkap kedua pelaku, yaitu FM dan PB.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, berupa surat keterangan sehat bebas Covid-19 atas nama pemudik MR, satu lembar uang pecahan Rp100.000, enam lembar blangko surat keterangan sehat yang masih kosong, HP dan satu unit motor

Saat dikonfirmasi kasus ini ke Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Gusti Agung Putu Arisantha membenarkan, adanya pengungkapan dugaan jual beli surat sehat palsu ini. “Ya benar, ada oknum warga yang sengaja ingin mengambil keuntungan dengan menjual surat sehat palsu,” kata Putu Arisantha.

Arisantha menambahkan surat keterangan yang dipalsukan bukan berasal dari puskesmas di Jembrana, melainkan dari puskesmas di wilayah Kota Denpasar. Kasus ini telah ditangani Polres Jembrana.


Editor : Dewi Umaryati