Menurut Ni Luh, Rumah Sakit Sanglah belum pernah menghubungi pihak lain untuk membantu penanganan jenazah-jenazah telantar ini. Namun belakangan ada beberapa komunitas yang datang.
Misal jenazah tersebut teridentifikasi beragama Islam, maka dari MUI mengambil inisiatif untuk melakukan prosesi pemakaman secara muslim.
Untuk jenazah yang dikremasi tahun ini, yakni jenazah yang identitasnya tidak dikenal. Selain itu ada juga yang tidak ditemukan keluarganya.
"Yang identitasnya tidak jelas dan keluarganya juga tidak ada yang mengambil, dilakukan secara agama Hindu dengan kremasi," tutur Ni Luh.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait