Tim gabungan melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga terdampak gempa M 7,7 NTT yang diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Korban meninggal akibat gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M)7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu, bertambah satu menjadi 71 orang. Korban diketahui warga Kabupaten Nagekeo.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Suar Pelita Panjaitan menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban gempa NTT.

“Kami segenap pemerintah maupun kementerian/lembaga yang ada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya keluarga kita yang saat ini ada di tempat tempat pengungsian dan daerah terdampak di NTT,” kata Berton dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan akumulasi data dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Basarnas, dan BNPB per 19 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB, total masyarakat yang terdampak gempa di NTT mencapai 1.915.194 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 orang meninggal dunia, 284 orang mengalami luka berat, 475 orang mengalami luka ringan, dan masyarakat mengungsi tersebar di 415 titik pengungsian.

Kabupaten Sikka mencatat populasi terdampak sebanyak 350.715 orang, dengan tiga orang meninggal dunia, satu orang luka berat, delapan orang luka ringan, serta 1.972 orang mengungsi di sembilan titik pengungsian. Di Manggarai Timur, sebanyak 313.876 orang terdampak, dengan 25 orang meninggal dunia, 182 orang luka berat, 227 orang luka ringan, serta 19.330 orang mengungsi di 246 titik pengungsian.

Kabupaten Manggarai mencatat 340.153 orang terdampak, dengan 27 orang meninggal dunia, 35 orang luka berat, 105 orang luka ringan, dan 10.083 orang mengungsi di 14 titik pengungsian. Di Ngada, sebanyak 176.462 orang terdampak, dengan dua orang meninggal dunia, 14 orang luka berat, 20 orang luka ringan, serta 1.333 orang mengungsi di 27 titik pengungsian.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network