Ngaben tikus di Badung Bali bertujuan untuk mengusir hama. (Foto: iNews/Chusna Mohammad).

Menurut dia, ngaben tikus termasuk upacara Nangluk Mrana, yang berarti menolak bala. Dengan digelarnya ritual ini, diharapkan lahan pertanian tidak akan lagi diserang hama tikus.

Dengan cara diaben, filosofinya yaitu mengantarkan roh tikus yang telah mati ke alamnya dengan baik, sehingga jika nantinya ditakdirkan terlahir kembali, tidak lagi menjadi hama perusak tanaman padi.

Sebelum ngaben tikus digelar, warga telah menggelar ngerompyok atau menangkap tikus beramai-ramai di sawah dalam beberapa hari sebelumnya. Ada 250 ekor tikus yang tertangkap.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network