Dia pun mengaku terus melakukan penelusuran terhadap tragedi di NTT. “Iya kita lagi terus telusuri sehingga yang paling penting aparat pemerintahan betul-betul responsif dan terbuka untuk tidak boleh lagi ada yang tersumbat.”
Ditanya apa pemicu siswa mengakhiri hidup, apa karena tidak mampu membeli buku dan pulpen, Imin mengaku belum mengetahui detail. “Saya belum tahu info-infonya,” katanya.
Cak Imin berharap ada pendalaman terhadap pejabat-pejabat terkait di daerah, mulai dari RT hingga kepala desa atas kematian siswa tersebut. “Iya kita berharap begitu. Itu Pemda akan bertindak cepat,” ucapnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait