Polisi menembak kaki dua jambret yang merampas tas mahasiswi PTN di Denpasar. (Foto: Chusna Mohammad)
Chusna Mohammad

DENPASAR, iNews.id - Polisi menangkap dua jambret mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Denpasar, Bali. Kedua pelaku yakni Septian Wijaya (33) dan Jedri Arisandi (23) ditembak di kaki karena berusaha kabur.

"Kedua pelaku menjambret tas korban berisi handphone dan surat-surat penting," kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat, Minggu (23/10/2022). 

Dia menjelaskan, korban saat itu  mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Tanjung Benoa. Tiba-tiba dia dipepet kedua pelaku yang juga mengendarai motor. 

Sejurus kemudian, pelaku langsung merampas tas di punggung korban hingga putus. Keduanya lalu tancap gas melarikan diri. 

Korban memberanikan diri mengejar sambil meneriaki pelaku. Namun upaya itu tidak dilanjutkan setelah pelaku mengeluarkan pisau dan diacuhkan ke korban. 

Dari hasil penyelidikan, polisi meringkus kedua pelaku di Kuta dan Jimbaran. Saat digelandang ke Mapolresta Denpasar, kedua pelaku berusaha kabur sehingga polisi menembak kaki keduanya. 

Dari catatan polisi, kedua pelaku sama-sama merupakan residivis. Septian sudah empat kali menjadi pelaku kasus pencurian disertai kekerasan di Malang. Sedangkan Jefri merupakan pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kalimantan. 

"Keduanya disangka pasal 365 KUHP," kata Mikael.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT