"Masalah tarik menarik finance. Tidak ada hubungannya dengan ormas," ujarnya.
Sebelumnya aksi pembacokan terjadi di Jalan Subur pada Jumat (23/7/2021) sore sekitar pukul 15.00 WITA. Korban, Gede Budiarsana, tewas bersimbah darah di tengah jalan setelah diserang dengan brutal dengan senjata tajam.
Insiden itu bermula saat Budiarsa dan rekannya mendatangi markas Mata Elang di Jalan Gunung Patuha untuk menanyakan unit motor yang ditarik. Mereka lalu terlibat adu mulut berlanjut pada aksi pemukulan dan perusakan markas Mata Elang.
Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait