Gubernur Bali Wayan Koster usai Sidang Paripurna di DPRD Bali, Jumat (16/9/2022). (Foto: iNewsTV/Nyoman Bona)
Bona Jaya, Antara

DENPASAR, iNews.id - Gubernur Bali Wayan Koster melontarkan pernyataan mengejutkan. Menurut Koster, inflasi yang tinggi di Bali justru berdampak positif untuk petani.

"Bali inflasi di atas nasional. Petani tentu tertawa dengan harga yang tinggi," kata Koster usai sidang paripurna di DPRD Bali, Jumat (16/9/2022).

Koster menuturkan, inflasi di Bali pada Juli 2022 tercatat 6,7 persen, sedangkan Agustus 2022 tercatat 6,38 persen. Angka itu di atas inflasi nasional 4,94 persen pada Juli 2022 dan 4,69 persen pada Agustus 2022.

"Untuk pertama kali Bali inflasi di atas nasional," tutur Koster.

Menurut Koster, inflasi pangan membuat petani tertawa karena harga yang tinggi. Namun Koster berharap tidak terlalu tinggi agar daya beli masyarakat tetap terjangkau.

Salah satu upaya untuk menyeimbangkan inflasi dengan daya beli masyarakat adalah operasi pasar. Selain itu ada sejumlah bantuan sosial yang sedang berproses untuk dibagikan ke masayarakat.

"Untuk di provinsi, saya serahkan ke sekda untuk upaya pengendalian (inflasi)," tuturnya.

Terkait pengendalian inflasi ini, Sekda Bali Dewa Made Indra menuturkan, untuk menyeimbangkan harga pangan yang tinggi akibat inflasi juga perlu diperhatikan masalah distribusi.

"Karena kenaikan harga tidak semata-mata disebabkan kurang produksi, tetapi juga ada gangguan distribusi," tuturnya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT