TNI AL mengevakuasi penumpang Kapal Motor (KM) Mutiara Timur 1 yang terbakar di Perairan Amed, Selat Bali. (Foto TNI AL).
Bachtiar Rojab

JAKARTA, iNews.id - Anggota TNI AL menyelamatkan korban Kapal Motor (KM) Mutiara Timur yang terbakar di Selat Bali, Perairan Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (16/11/2022) petang. Bersama tim gabungan, anggota TNI AL bergerak cepat menyelamatkan korban dalam insiden tersebut. 

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menceritakan kronologi detik-detik mendebarkan proses evakuasi para penumpang dan awak anak buah kapal (ABK) sebagai bentuk pengamanan dalam KTT G20. 

"TNI AL yang melaksanakan pengamanan laut meng-cover seluruh perairan Bali untuk merespons segala kedaruratan yang utamanya mengarah pada gangguan terhadap pelaksanaan Presidensi KTT G20," ujar Yudo, Kamis (17/11/2022).

Saat itu, KSAL memerintahkan Pangkoarmada II Laksda TNI TSNB Hutabarat selaku Dansatgasla PAM VVIP Presidensi G20 untuk segera meluncurkan kapal KRI Sultan Hasanuddin-366 dan KRI RE Martadinata-331 guna membantu KAL Kadet 06 dan KAL Kadet 07.

"Ini salah satu keberhasilan tindakan dari satgas yang cepat dalam merespons terjadinya musibah terbakarnya KM Mutiara 01 di Selat Bali," katanya. 

Menurutnya, penyelamatan dilakukan prajurit TNI AL dari KAL 06 yang sedang membawa Taruna AAL Tingkat 4 dalam rangka Lattek Jalayudha untuk melintas Pelabuhan Banyuwangi dan melaksanakan bekal ulang pada pukul 12.00 WITA. 

Namun ketika itu terdapat laporan dari nakhoda KM Mutiara Timur 01 terkait insiden kebakaran. Alhasil, KAL Kadet 06 yang telah menerima laporan langsung membantu mengevakuasi.

"Selanjutnya KAL Kadet 06 melaksanakan evakuasi penumpang KM Mutiara Timur 1 menggunakan 2 RHIB milik KAL 6 dan dibantu nelayan sekitar sebelum perkuatan bantuan dari KRI Sultan Hasanudin-366 dan KRI RE Martadinata-331," ucapnya.

Pukul 19.00 WITA, 250 penumpang berhasil dievakuasi KRI RE Martadinata-331, KAL Kadet 6 dan KAL Kadet 7 dibawa ke Banyuwangi tempat pelabuhan asal KM Mutiara Timur 1.

Sementara KRI Sultan Hasanuddin-366 yang berada di sekitar KM Mutiara Timur 1, mengawasi perkembangan situasi dan memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar.

"Aksi cepat yang dilakukan TNI AL ini merupakan keberhasilan Satgasla PAM VVIP Presidensi G20 dalam melaksanakan tugas pengamanan di mana seluruh unsur-unsur satgasla mengamankan sekeliling Pulau Bali dalam sektor-sektor patroli dengan pengamanan serta memberikan respons aksi cepat dalam keadaan darurat," ujar KSAL.

Sebelumnya, TNI AL mengerahkan kapal-kapal Satuan Tugas Laut (Satgasla) untuk mengevakuasi Kapal Motor (KM) Mutiara Timur yang terbakar di Perairan Amed, Karangasem, Bali, Rabu (16/11/2022) pukul 15.00 WITA. Kapal-kapal tersebut merupakan armada yang digunakan dalam pengamanan KTT G20.

"KSAL memerintahkan kapal-kapal Satgasla G20 dikerahkan untuk evakuasi," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono kepada wartawan, Rabu (16/11/2022).


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT