DENPASAR, iNews.id - Dua turis China berinisial YM (6) dan QCM (3,7) yang sempat dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar
dinyatakan negatif virus korona. Saat ini keduanya diperbolehkan pulang.
"Semua hasil laboratorium negatif, keduanya pulang hari ini sekitar pukul 15.00 Wita dan kondisinya sudah sehat," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Ketut Suarjaya, Sabtu (25/1/2020).
Dia menjelaskan kedua turis asing yang masih anak-anak ini berasal dari Shandong, China. Mereka keluar dari Rumah Sakit pada Sabtu, 25 Januari 2020, selanjutnya kembali ke negaranya.
BACA JUGA: Antisipasi Virus Korona, 8 Penerbangan Denpasar-Wuhan Dibatalkan hingga 2 Februari
"Untuk pembiayaannya ditanggung sendiri oleh masing-masing pasien," katanya.
Kemudian, wisatawan berinisial EFC asal Mexico (39) juga dinyatakan negatif terjangkit virus korona dan sudah diperbolehkan pulang lebih dulu pada Jumat (24/1/2020).
Sebelumnya Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah I Ketut Sudartana mengatakan, ada tiga pasien yang merupakan wisatawan asing dibawa ke RSUP Sanglah yang diduga (suspect) terjangkit virus korona.
BACA JUGA: 40 Persen Turis India Berwisata ke Bali untuk Pesta Pernikahan
Ketiga turis asing tersebut selanjutnya dilakukan pemeriksaan pada rongga hidung dan tenggorokan dari pasien.
Setelah diperiksa langsung dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Jakarta.
"Satu pasien dari Meksiko ini memang sebelumnya dia lama di China kemudian dia ke Filipina lalu ke Jakarta dan sejak seminggu lalu ada di Bali, dengan keluhan panas. Ada yang dirujuk dari RS BIMC dan ada juga yang datang sendiri ke Sanglah," katanya.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait