WN Jepang Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Sekolah Internasional

Bona Jaya ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 16:34 WITA
WN Jepang Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Sekolah Internasional
PN Denpasar menyidangkan kasus dugaan pelecehan anak dengan terdakwa WN Jepang, Jumat (17/1/2020). (Foto: iNews.di/ Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id – Pengadilan Negeri Denpasar menyidangkan kasus dugaan pelecehan terhadap lima anak di bawah umur dengan terdakwa warga negara Jepang, Toshio Kato (58). Sidang berlangsung tertutup.

Dalam sidang yang berlangsung pada Jumat (17/1/2020), majelis hakim mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan mendengarkan keterangan empat saksi yang merupakan korban dan orang tuanya.

“Ada empat saksi, korban dan orang tuanya,” kata kuasa hukum terdakwa, Rengga Ramadani usai persidangan.
Rengga menjelaskan, kliennya menolak semua isi dakwaan Jaksa dan keterangan saksi, dengan alasan tidak sesuai kejadian sebenarnya.

Kasus yang menjerat terdakwa terjadi di sekolah internasional Jepang yang berada di Denpasar, Bali. Terdakwa dituduh melakukan pelecehan terhadap lima murid PAUD di sekolah itu, sekitar Januari hingga April 2019.

Korban yaitu tiga anak perempuan, dan dua anak laki-laki berusia 3-7 tahun.

Kasus dugaan pelecehan anak itu terungkap setelah salah satu korban bercerita kepada orang tuanya tentang perbuatan yang dilakukan terdakwa.

Menurut informasi, salah satu korban bercerita kalau perbuatan terdakwa dilakukan memanfaatkan waktu istirahat tidur siang murid.

Terdakwa disebut meminta kelima korban masuk ke kamar terdakwa. Di dalam kamar, terdakwa meminta korban membuka seluruh pakaian yang dikenakan, lalu difoto.

Atas perbuatannya, Jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 76 e KUHP juncto Pasal 82 Undang-Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.


Editor : Reza Yunanto