Warga Ukraina Dideportasi dari Bali usai Jalani Rehabilitasi Narkoba

Antara ยท Jumat, 05 Juni 2020 - 14:23 WIB
Warga Ukraina Dideportasi dari Bali usai Jalani Rehabilitasi Narkoba
Warga negara Ukraina dideportasi dari Bali (Foto: Kemenkumham Bali)

DENPASAR, iNews.id - Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar mendeportasi warga negara asing (WNA) asal Ukraina. WNA bernama Mykyta Olkhovskyi (34) itu dipulangkan ke negaranya karena telah selesai menjalani rehabilitasi narkoba.

"Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Denpasar, warga Ukraina itu telah selesai menjalani masa rehabilitasi medis narkotika di Yayasan Kasih Kita Bali," kata Kasubag Humas Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali, I Putu Surya Dharma di Denpasar, Jumat (5/6/2020).

Surya Dharma mengatakan, proses deportasi warga asing itu dilakukan petugas seksi Intelijen dan penindakan keimigrasian melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

"Pada 4 Juni 2020 telah mendeportasi satu orang melalui bandara Soekarno-Hatta," katanya.

Dia menambahkan, WN Ukraina itu sebelumnya menjalani masa rehabilitasi narkoba di Yayasan Kasih Kita selama satu tahun karena tersangkut kasus narkoba.

Proses deportasi dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. Sebelum dipulangkan, WN Ukraina itu telah melalui tes swab di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Udayana dan hasilnya negatif.

"Hasil swabnya negatif makanya bisa di deportasi,"ucapnya.

Surya menjelaskan berdasarkan Undang-undang Nomor : 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Pasal 75 ayat (1), warga Ukraina tersebut dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendeportasian.

Selain itu, namanya dimasukkan dalam daftar Penangkalan selama enam bulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

"Proses pendeportasian dilakukan melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan penerbangan GA-88 dan B2 868 dengan waktu keberangkatan pukul 22.59 WIB, tujuan Jakarta – Amsterdam – Minsk," katanya.


Editor : Reza Yunanto