Warga Negara Suriah Penyelenggara Yoga Massal di Bali Dideportasi

Antara ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 06:54 WIB
Warga Negara Suriah Penyelenggara Yoga Massal di Bali Dideportasi
Salah satu foto kegiatan yoga massal di House of Om Bali di Gianyar, Bali, pada 18 Juni lalu, yang viral di media sosial dan mendapat kecaman dari netizen. (Foto: Instagram)

DENPASAR, iNews.id - Kantor Imigrasi Denpasar, Bali menjatuhkan sanksi deportasi kepada warga negara Suriah, Barakeh Wissam. Barakeh adalah penyelenggara yoga massal yang diikuti 60 orang warga negara asing di House of Om, Kabupaten Gianyar pada Kamis, 18 Juni 2020.

"Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar menjatuhkan tindakan administratif keimigrasian terhadap Barakeh karena dianggap bertanggung jawab dalam pelaksanaan yoga massal," ujar Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arvin Gumilang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Arvin mengatakan, kegiatan yoga yang diselenggarakan oleh Barakeh itu ditengarai telah menimbulkan keresahan warga dan sempat viral di media sosial karena tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sebagai penanggung jawab kegiatan, Barakeh dinilai tidak berusaha membubarkan atau membatalkan acara tersebut setelah mengetahui bahwa jumlah peserta yang hadir melebihi dari aturan yang ada.

Barakeh dianggap tidak mematuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Selain itu, Barakeh juga dinilai tidak mematuhi Instruksi Gubernur Bali Nomor 8551 Tahun 2020 Tentang Penguatan Pencegahan Dan Penanganan COVID-19 di Bali, yaitu mengenai pembatasan kegiatan yang melibatkan paling banyak 25 orang.

Arvin menuturkan, Barakeh merupakan pemegang Izin Tinggal Terbatas Investor yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, berlaku dari 12 Desember 2019 sampai dengan 11 November 2021, dan menjabat sebagai Direktur dari House of Om (PT. Aum House Bali). Barakeh saat ini ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar sambil menunggu proses pendeportasian.

"Sanksi tegas ini didukung sepenuhnya oleh Tim Gugus COVID-19 Bali," ucapnya.


Editor : Reza Yunanto