Warga Flores Timur di Bali Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT

Tim iNews.id ยท Rabu, 07 April 2021 - 19:16:00 WITA
Warga Flores Timur di Bali Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT
Bencana banjir bandang di NTT menewaskan 124 orang. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id - Sejumlah perantau asal Flores yang menetap di Bali menggalang donasi untuk korban bencana banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka mendirikan posko bantuan di Denpasar.

"Posko ini untuk menerima bantuan baik dalam bentuk material maupun uang dari para donatur atau mereka yang simpati dengan nasib para korban dan pengungsi bencana Adonara," kata inisiator penggalangan dana, Rahman Sabon Nama di Denpasar, Rabu (7/4/2021).

Posko Bali Peduli Adonara dipusatkan di Jalan Tukad Batanghari XI No 16, Panjer, Denpasar dan mulai dibuka 7 April 2021.

Rahman menambahkan kerja kemanusiaan ini sebagai bentuk empati kepada keluarga korban dan para pengungsi. Tidak hanya melibatkan warga Flores Timur yang tergabung dalam Paguyuban Lamaholot, melainkan juga dengan komunitas warga Australia di Bali.

Rahman mengatakan untuk situasi tanggap darurat ini target kerja tim posko akan terus dibuka hingga 30 April 2021.

Sementara itu koordinator posko Petrus Seli Tupen mengatakan untuk tahap awal ditargetkan bisa terkumpul uang tunai Rp50 juta dan sejumlah kebutuhan pokok pengungsi. Awal Mei 2021 ditargetkan sudah didistribusikan di lokasi bencana.

Agar bantuan nanti tepat sasaran, Lamaholot Bali akan berkoordinasi dengan Pastor Dekenat Adonara di Waiwerang (Adonara Timur) untuk distribusi bantuan.

"Tetapi fokus bantuan kami adalah mengisi kekurangan. Di lokasi pengungsi mana, kekurangannya apa, di situlah kami masuk," katanya.

Ketua Lamaholot Bali Yosep Boleng menambahkan pihaknya juga menaruh perhatian dengan kelanjutan pendidikan anak-anak, terutama para siswa kelas XII yang sebentar lagi menamatkan pendidikan dan ingin melanjutkan kuliah.

Lamaholot Bali akan mendata berapa jumlah siswa kelas XII yang terdampak bencana dan akan diupayakan agar mereka bisa melanjutkan kuliah di Bali, baik dengan beasiswa dari Pemkab Flores Timur, KIP-Kuliah maupun dengan sistem orang tua asuh dari warga Australia di Bali.

Editor : Reza Yunanto