Usir Alat Berat, Petani Perempuan di Gianyar Bali Lakukan Aksi Nekat Melepas Pakaian

Aris Wiyanto ยท Minggu, 24 November 2019 - 14:10 WIB
Usir Alat Berat, Petani Perempuan di Gianyar Bali Lakukan Aksi Nekat Melepas Pakaian
Warga menghalangi alat berat masuk ke perkebunan mereka. (Foto: iNews/Aris Wiyanto).

GIANYAR, iNews.id - Sejumlah petani perempuan di Dusun Selasih, Kabupaten Gianyar, Bali, nekat melepaskan baju di depan aparat kepolisian yang mengawal eksekusi perkebunan warga. Mereka menolak alat berat datang menghancurkan area tersebut.

Aksi nekat emak-emak tersebut kemudian viral di media sosial. Seorang dosen Universitas Indonesia, Saras Dewi, lewat akun twitternya @sarasdewi kemudian mengunggah aksi para petani perempuan tersebut ke media sosial.

"Blokade melawan masuknya alat berat, perempuan petani menelanjangi dirinya, bersolidaritas demi tanah leluhur juga pohon-pohon pisang yang hendak diratakan," tulis akun tersebut, Sabtu (23/11/2019).

Seorang petani, Ni Putu Astiti mengatakan, mereka tak ingin areal perkebunan tersebut digusur, karena sudah lama menjadi sumber penghidupan keluarga. Apalagi, mereka sudah turun temurun merawat dan menjaga lahan tersebut.

"Saya seperti itu (melepas baju) supaya alat berat pergi saja," kata Ni Putu.

Para petani di sana meminta penggusuran lahan kebun mereka dihentikan. Bupati Gianyar dan Gubernur Bali juga diharapkan bisa turun tangan menangani konflik lahan ini, supaya tidak terus berkepanjangan.

Dalam kasus ini, lahan milik warga tersebut diklaim menjadi hak milik PT Ubud Resort Development. Mereka memilik hak guna bangunan di tanah seluas 130 hektare yang sudah lama digarap warga tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal