Tim Gabungan Polres Bangli Razia Petasan Ukuran Besar di Lapak Pedagang

Anak Agung Ari Wiradarma ยท Minggu, 29 Desember 2019 - 14:49 WIB
Tim Gabungan Polres Bangli Razia Petasan Ukuran Besar di Lapak Pedagang
Razia petasan dan kembang api berukuran besar di Bangli, Bali. (Foto: iNews/Anak Agung Ari Wiradarma)

BANGLI, iNews.id – Tim Gabungan Polres Bangli, Kodim beserta instansi terkait di Bangli, Provinsi Bali menggelar razia petasan dan kembang api Minggu (29/12/2019) siang. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan penyalahgunaan dan mengantisipasi bahaya petasan dan kembang api.

Jelang perayaan pergantian malam tahun baru 2020, petugas merazia petasan dan kembang api terutama yang ukurannya di atas batas maksimum yang sudah ditentukan. Mereka menyasar sejumlah pedagang kembang api musiman yang berjualan menggunakan lapak dan mobil di seputaran Kota Bangli.

Sesuai ketentuan, kembang api yang boleh dijual maksimum berukuran dua inci. Jika ukurannya melebihi batas tersebut, penjual maupun pembeli harus menggunakan ijin khusus.

Aturan ini dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan kembang api yang berukuran besar saat penyambutan pergantian malam tahun baru. Dikhawatirkan, petasan berukuran besar bisa disalahgunakan serta membahayakan masyarakat.

Selain kembang api berukuran besar, operasi ini juga menyasar penjualan petasan atau mercon yang dilarang di Bangli. Hanya saja, dari hasil sidak tersebut petugas belum menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan para pedagang.

Sebaliknya jika ditemukan ada peredaran kembang api diatas ukuran dua inci, dipastikan akan langsung ditindak dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kabag Ops Polres Bangli, Kompol Ngakan Putu Anom Semadi mengatakan jika menemukan kembang api berukuran besar maka akan diproses termasuk distributor dan pembuatnya. “Mercon itu berbahaya apalagi bagi anak-anak yang belum tahu penggunaannya,” katanya.

Sementara menurut salah satu pedagang petasan, Yanti, penjualan tahun ini menurun jika dibandingkan tahun lalu. Biasanya puncak penjualan ada di tanggal 30 dan 31 Desember. “Saya jual yang ukuran 0,8 inci; 1,2 inci dan 1,5 inci,” katanya.

Selain terkait kembang api, polisi juga mengimbau kepada masyarakat dalam perayaan pergantian tahun nanti agar tetap menjaga ketertiban umum dengan tidak mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan.


Editor : Umaya Khusniah