Terangsang Lihat Bule Berenang, Kakek di Klungkung Cabuli Bocah

I Gede Juli Arsana ยท Rabu, 14 Februari 2018 - 15:56 WIB
Terangsang Lihat Bule Berenang, Kakek di Klungkung Cabuli Bocah
I Wayan Rekik (51), tersangka kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di Nusa Penida, Klungkung, Bali. (Foto: iNews/I Gede Juli Arsana)

KLUNGKUNG, iNews.id - Merasa terangsang setelah melihat bule mandi di kolam renang vila, seorang kakek di Nusa Penida, Klungkung, Bali, nekat mencabuli seorang bocah di bawah umur. Parahnya lagi, korban sempat disekap pelaku di sebuah gudang batako. Korban yang baru ditemukan keluarga angkatnya sehari setelah kejadian, akhirnya melaporkan tindakan pelaku ke polisi.

I Wayan Rekik (51) kakek Asal Kutampi Desa Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, nekat melakukan tindak pencabulan pada bocah berumur 15 tahun. Aksi pencabulan ini dilakukan setelah pelaku membersihkan memotong rumput di sekitar kolam renang di sebuah vila di Nusa Penida.

Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku akibat terangasang dengan turis yang sedang menginap dan berenang dengan menggunakan bikini di vila tersebut. “Saya terangsang melihat ada bule berenang pakai bikini. Jadinya saya tidak bisa tahan,” ucap Wayan saat ditanyai wartawan di Mapolres Klungkung, Rabu (14/2/2018).

Tak lama berselang, korban yang sedang bermain di sekitar vila melintas di hadapan pelaku. Seketika itu juga, timbul niat jahat pelaku. Korban selanjutnya diajak ke sebuah bekas gudang batako yang lokasinya tidak jauh dari vila. Di gudang kosong itulah tersangka melakukan aksi bejatnya.

Ulah pelaku baru diketahui keesokan harinya, setelah korban yang merupakan anak yatim piatu itu, tidak pulang seharian. Orang tua angkat korban pun mencari keberadaan korban. Setelah beberapa saat mencari, korban pun ditemukan dalam kondisi disekap di dalam gudang.
 
Saat bertemu orang tua angkatnya itulah korban akhirnya bercerita tentang kejadian yang menimpanya. Mendengar pengakuan korban, keluarga pun melaporkan kejadian ini ke kantor polisi terdekat.

Kasubag Humas Polres Klungkung AKP Putu Gede Ardana mengatakan, I Wayan Rekik sebenarnya berprofesi sebagai petani di sekitar vila. Namun oleh pemilik vila dia diminta untuk bekerja membersihkan halaman vila dan memotong rumput. “Tapi beliau bukan pegawai di sana.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya itu, tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara dan Pasal 333 Ayat 1 KUHP tentang Tindak Pidana Merampas Kemerdekaan atau Penyekapan.


Editor : Himas Puspito Putra