Tangkal Hoaks Efek Samping Vaksin Covid, Pemprov Bali Optimalkan Peranan Banjar Adat

Antara ยท Sabtu, 15 Mei 2021 - 15:10:00 WITA
Tangkal Hoaks Efek Samping Vaksin Covid, Pemprov Bali Optimalkan Peranan Banjar Adat
Vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Denpasar baru 52 persen. (Foto: iNews.id/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Pengurus dusun diikutsertakan dalam program vaksinasi Covid-19 di wilayah Bali. Sebab banjar adat ini memiliki peranan peting di masyarakat, termasuk dalam menangkal efek samping suntikan tersebut.

Sebagian warga di Bali memang masih pro dan kontra menyikapi vaksin Covid-19. Belum lagi  ada kabar miring dikemas di media sosial (medsos) yang ternyata hoaks.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa vaksin memiliki efek samping berbeda-beda, bahkan sampai menyebabkan kematian bagi mereka yang tidak cocok.

Karena itulah, Pemerintah Provinsi Bali menggencarkan sosialisasi program vaksin ini dengan mengikutsertakan banjar adat atau pengurus dusun, sehingga warga mendapatkan kabar yang benar serta akurat dari sumber yang jelas.

Gubernur Bali, Wayan Koster, meminta adanya upaya serius percepatan program vaksinasi Covid-19 di seluruh kabupaten dan kota di Pulau Dewata dengan berbasis banjar guna mencegah penularan dan munculnya kasus baru virus corona.

"Kepada bupati, wali kota, camat, kepala desa, lurah, dan bandesa adat se-Bali serta seluruh komponen masyarakat bersama-sama bergotong-royong untuk mencegah penyebaran Covid-19, secara khusus varian baru," kata Koster, Kamis (14/5/2021).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: