Tanggap Darurat Gempa Bali Diperpanjang hingga 29 Oktober 

Antara · Senin, 25 Oktober 2021 - 09:40:00 WITA
Tanggap Darurat Gempa Bali Diperpanjang hingga 29 Oktober 
Tanggap Darurat gempa Bali di Karangasem diperpanjang hingga 29 Oktober 2021. (Antara)

KARANGASEM, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem memperpanjang masa tanggap darurat gempa Bali hingga 29 Oktober 2021. Masih banyak korban gempa yang membutuhkan penanganan khusus.

Bupati Karangasem I Gede Dana turun langsung memantau tanggap darurat di dua posko yakni Posko Rendang dan Posko Desa Ban.

"Kami pemerintah Karangasem sangat mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan anggota TNI Polri, BPBD, dinas sosial dan seluruh relawan," ujar Gede Dana di Karangasem, Minggu (24/10/2021).

Selama tujuh hari perpanjangan masa tanggap darurat, Gede Dana berharap pemenuhan kebutuhan hidup korban gempa terus berjalan. 

Selain itu juga pendirian kembali hunian sementara bagi warga yang rumahnya runtuh juga terus berjalan.

Menurutnya, Pemkab Karangasem telah menerima batnuan perlengkapan rumah tinggal sementara untuk korban gempa.

Data BPBD Bali menyebut dampak gempa bumi yang mengguncang pada Sabtu (16/10/2021) mengakibatkan 1.992 bangunan rusak di Karangasem dan 420 bangunan rusak di Bangli.

"Korban jiwa dua meninggal dunia di Bangli dan satu di Karangasem. Luka berat tiga orang di Bangli dan sembilan orang di Karangasem," ujar Kepala BPBD Bali I Made Rentin pada Jumat (22/10/2021).

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: