Sulinggih Pelaku Pencabulan di Bali Terancam 9 Tahun Penjara

Chusna Mohammad ยท Kamis, 01 April 2021 - 15:18:00 WITA
Sulinggih Pelaku Pencabulan di Bali Terancam 9 Tahun Penjara
Sulinggih inisial IWM tersangka pencabulan ditahan di Rutan Polda Bali. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Sulinggih atau pemuka agama Hindu inisial IWM menjalani sidang kasus pencabulan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Dia didakwa melakukan tindak pidana pencabulan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Sidang digelar secara daring (online) di PN Denpasar, Kamis (1/4/2021). Terdakwa IWM berada di Polda Bali. Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan majelis hakim di PN Denpasar. 

Juru bicara PN Denpasar I Gede Putra Astawa mengatakan, dalam sidang tertutup tersebut, jaksa Purwanti dan Dayu Sulasmi mendakwakan pasal 289, 290 ayat 1, dan pasal 281 KUHP tentang tindak pidana pencabulan.

Atas dakwaan jaksa, terdakwa melalui kuasa hukumnya mengajukan eksepsi atau nota keberatan. Terdakwa juga mengajukan permohonan penangguhan penahanan. 

"Permohonan penangguhan penahanan merupakan hak terdakwa. Nantinya akan diputuskan majelis hakim untuk dikabulkan atau tidak," kata Astawa seraya menambahkan sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan. 

I Wayan M ditetapkan sebagai tersangka atas laporan korban ke Polda Bali, 9 Juli 2020. Korban berinisial KYD (33) melapor telah dicabuli terdakwa saat melakukan ritual melukat atau upacara pembersihan diri bersama suaminya di Pura Campuhan Pakerisan, Tampaksiring, Gianyar, 4 Juli 2020.

Pencabulan yang dilakukan IWM terjadi pada 4 Juli 2020 lalu. Korban yakni KYD, perempuan yang telah bersuami.

 Korban mengalami pencabulan saat menjalani prosesi Melukat di Tukad Campuhan, Desa Tampaksiring, Gianyar, Bali. 

Dia kemudian melaporkan perbuatan IWM tersebut ke kepolisian pada 9 Juli 2020.

 IWM tidak ditahan meski berstatus tersangka. Dia baru ditahan pada Rabu (24/3/2021) setelah penyidik Polda Bali melimpahkan sulinggih tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Editor : Reza Yunanto