Situasi Sepi karena Corona, Sales di Bali Nyambi Jualan Sabu

Pande Wismaya ยท Rabu, 08 April 2020 - 19:12 WIB
Situasi Sepi karena Corona, Sales di Bali Nyambi Jualan Sabu
Ilustrasi penangkapan. (dok iNews.id)

BULELENG, iNews.id - Situasi sepi akibat dampak virus corona dimanfaatkan dua orang di Kabupaten Buleleng, Bali untuk bertransaksi narkoba. Namun polisi mengendus transaksi tersebut dan meringkus dua orang yang terlibat.

"Satu orang yang ditangkap merupakan pengedar antarkabupaten," kata Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Made Derawi di Mapolres Buleleng, Rabu (8/4/2020).

Dia mengatakan, dua orang yang ditangkap adalah seorang pengedar bernama Gede Agus Ariawan alias Gede Oye dan Putu Ariasa alias Baruk.

Kepada polisi, tersangka Gede Oye mengaku mendapat upah sebesar Rp100.000 tiap mengantar pesanan sabu ke pembeli. Tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai sales ini mengaku mau menjalankan pekerjaan itu karena tergiur upah yang dijanjikan bandar.

Pekerjaan sebagai kurir sabu dilakoni Gede Oye dua bulan terakhir. Polisi mengendusnya sebagai pengedar sabu antarkabupaten. Dia biasa mengambil sabu dari bandar di Denpasar dengan sistem tempel. Setelah mendapatkan sabu, dia mengantarkan ke pembeli di Buleleng.

Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 4,95 gram dari tangan Gede Oye.

Sedangkan tersangka berikutnya yaitu Baruk. Polisi menyebut dia sebagai pengguna sabu dan memesan sabu kepada Gede Oye. Saat ditangkap, polisi menemukan dengan barang bukti sabu seberat 1,9 gram, bong hisap dan korek api.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka ditahan di Mapolres Buleleng.


Editor : Reza Yunanto