BBPOM Bali Temukan Terasi dan Ikan Teri Tak Penuhi Syarat di Pasar Badung

Antara ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 13:04 WIB
BBPOM Bali Temukan Terasi dan Ikan Teri Tak Penuhi Syarat di Pasar Badung
BPOM (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bali menemukan bahan makanan yang tidak memenuhi syarat saat melakukan pemeriksaan di Pasar Badung. Bahan makanan tak memenuhi syarat itu ditemukan pada ikan teri dan terasi.

"Tim Tes Kit ini sudah melakukan tes terhadap 12 sampel dan dari sampel itu ada yang tidak memenuhi syarat salah satunya ikan teri medan dan terasi,” kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM Bali di Denpasar, Luh Putu Witariathi di Pasar Badung, Rabu (22/1/2020).

Dia mengatakan, terasi yang tak memenuhi syarat itu sebenarnya bisa langsung terdeteksi dari warnanya yang terlalu mencolok. Jika warna merah terlalu mencolok, bisa dipastikan itu karena pengaruh pewarna makanan.

"Ketika kita melihat terasi pada bumbu rujak yang warna merah ya harus curiga karena itu pewarna untuk mewarnai terasi, seperti kita tahu itu sangat berbahaya bagi kesehatan," ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan mendadak sekaligus kegiatan edukasi ini rutin dilakukan di masing-masing pasar yang menjadi sasaran dari BPOM Bali dengan melakukan uji sampel bagi bahan pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya.

Sementara itu terkait pengujian sampel ikan teri, BBPOM Bali menggandeng PD Pasar Kota Denpasar untuk pangan yang dicurigai mengandung Rhodamin B, tes formalin pada produk ikan teri yang dikeringkan dan juga tes Boraks.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Rhodamin B pada jajanan Bali sudah berkurang keberadaannya, namun kandungan formalin pada ikan teri masih banyak ditemukan. Menurutnya, penggunaan formalin masih tinggi karena permintaan akan ikan teri masih tinggi.

Terkait pemeriksaan ini, dia mengimbau agar masyarakat harus sigap dan rutin mengecek bahan pangan tersebut dengan menerapkan "Cek Klik".

"Cek Klik adalah salah satu pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat yaitu cek kemasan, beli kemasan yang sudah dan masih utuh jangan yang penyok atau rusak kemudian cek label sebelum membeli, baik aturan atau komposisi yang perlu diperhatikan dan Cek Izin Edar untuk melihat tanggal kadaluarsa dari produk tersebut," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto