Selain Dideportasi, WN Suriah Gelar Yoga Massal di Bali Juga Ditahan Imigrasi

Aris Wiyanto ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 13:21 WITA
Selain Dideportasi, WN Suriah Gelar Yoga Massal di Bali Juga Ditahan Imigrasi
Barakeh Wissam, warga negara Suriah penyelenggara yoga massal di House of Om Bali ditahan di Rumah Detensi Imigrasi. (iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM menindak tegas Barakeh Wissam yang menggelar yoga massal di House of Om, Gianyar, Bali. Warga negara Suriah itu telah ditahan di Rumah Detensi untuk selanjutnya dideportasi ke negara asalnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan, tindakan tegas itu dilakukan karena Barakeh telah melanggar aturan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali terkait pencegahan Covid-19.

Dia menambahkan, tindakan tegas ini sekaligus menjadi peringatan kepada warga asing lainnya di Bali agar tidak melakukan kegiatan yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman pelanggaran yang akan dihadapi bukan saja deportasi, tapi bisa berlanjut ke ranah hukum.

"Jika ada warga asing melakukan hal yang sama, bisa kita bawa ke ranah hukum," tuturnya dalam konferensi pers di Denpasar, Kamis (25/6/2020).

Acara yoga massal yang digelar Barakeh Wissam berlangsung di House of Om di Kabupaten Gianyar, Bali pada 18 Juni 2020. Kegiatan tersebut viral di media sosial lantaran diikuti oleh puluhan orang warga asing tanpa memperhatikan protokol kesehatan.

Kementerian Hukum dan HAM sebelumnya telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi deportasi terhadap Direktur House of Om (PT. Aum House Bali) Barakeh Wissam.

"Menjatuhkan tindakan administratif keimigrasian terhadap Barakeh karena dianggap bertanggung jawab dalam pelaksanaan yoga massal," ujar Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arvin Gumilang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2020).


Editor : Reza Yunanto