Ribuan Warga di Buleleng Gelar Upacara Adat Memohon Keselamatan

Zainuddin Yasin ยท Selasa, 22 September 2020 - 20:59:00 WITA
Ribuan Warga di Buleleng Gelar Upacara Adat Memohon Keselamatan
Warga Desa Adat Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng menggelar ritual sakral ngiring tapakan barong dan rangda. (Foto: iNews/Zainuddin Yasin)

BULELENG, iNews.id – Ribuan warga Desa Adat Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng, mengikuti prosesi upacara adat ngiring tapakan barong dan rangda di tengah pandemic Covid-19. Ritual keagamaan yang digelar di Pura Dalem Pengastulan ini bertepatan dengan Hari Pemacekan Agung, pada Senin (21/9/2020).

Prosesi sakral yang dipimpin seorang sulinggih ini digelar setelah ada seorang warga mendapat semacam sebuah wangsit, agar melaksanakan upacara ini untuk memohon keselamatan.

Menurut Ketua Panitia Upacara Keagamaan, Komang Maruta prosesi keagamaan ini telah berlangsung sejak piodalan di bulan Februari lalu, dan tapakan barong dan rangda telah ditempatkan di Pura Dalem Pengastulan.

Piodalan merupakan upacara besar yang digelar warga di Pura Dalem desa adat setempat. Sementara barong dan rangda adalah simbol atau manifestasi dari sifat dan buruk.

“Sejak ada warga yang mendapat pawisik, akhirnya gelar upacara sakral ini sesuai kesepakatan dengan desa adat dan warga setempat,” kata Maruta.

Meski sulit dilakukan menjaga jarak umat satu dengan yang lain, warga diimbau untuk selalu memakai masker.

“Dari gugus tugas memang sudah ada imbauan agar pelaksanaan upacara adat tetap menerapkan protokol kesehatan. Harapannya mereka paham dan semuanya selamat serta sehat,” ujar Tokoh Adat Desa Pengastulan, Jero Sari.

Selain di pura, prosesi sakral pengarakan barong dan rangda ini dilanjutkan menuju Pantai Pengastulan dalam ritual melasti.

Editor : Dewi Umaryati