Putri Kerajaan Arab Saudi Ditipu Rp505 Miliar Jual Beli Tanah di Bali

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 28 Januari 2020 - 19:20 WIB
Putri Kerajaan Arab Saudi Ditipu Rp505 Miliar Jual Beli Tanah di Bali
Bareskrim Polri (dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Putri Kerajaan Arab Saudi, Princess Lolwah Binti Mohammed bin Abdullah Al Saud menjadi korban penipuan jual beli tanah di Bali yang dilakukan dua WNI. Merasa ditipu, dia melaporkan dua WNI inisial EMC dan EAH ke Bareskrim Polri.

Melalui kuasa hukumnya, Edvardo Paulo Lopes Gomes, Princess Lolwah melaporkan kasus penipuan yang dialaminya pada Mei 2019 lalu.

"Ya," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdi Sambo, Selasa (28/1/2020).

Menurut Ferdi, Princess Lolwah melaporkan dua WNI itu atas dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang pada Mei 2019.

Ferdi menambahkan, dalam kasus penipuan ini, Putri Lolwah telah mengirimkan uang lebih dari Rp505 miliar pada periode 27 April 2011 hingga 16 September 2018 kepada dua WNI terlapor itu.

Uang itu digunakan untuk pembelian tanah dan pembangunan vila Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

Namun, sampai tahun 2018 pembangunan yang dijanjikan kedua terlapor itu belum juga selesai.

"Tanah dan vila tersebut akan dibalik nama atas nama perusahaan PT Eastern Kayan namun sampai sekarang tanah dan vila tersebut masih atas nama tersangka," katanya.

Ferdi melanjutkan, bila terbukti bersalah, kedua terlapor bakal dijerat dengan tindak pidana penipuan dan pencucian uang.

“Yaitu Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,” katanya.


Editor : Reza Yunanto