Profil Brigjen TNI Erwin Djatniko, Lulusan Terbaik Akmil 1992 Dimutasi Jadi Irdam Udayana
JAKARTA, iNews.id - Brigjen TNI Erwin Djatniko tak lama lagi bakal meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran (Waasrena) KSAD bidang Perencanaan. Lulusan terbaik Akademi Militer 1992 tersebut dimutasi sebagai Irdam IX/Udayana.
Erwin akan menggantikan Brigjen TNI Arudji Anwar yang mendapatkan tugas baru di luar struktur TNI. Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/255/III/2021 tanggal 24 Maret 2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, Arudji akan menjabat Asdep Koordinasi Hukum Internasional Kemenko Polhukam.
Secara keseluruhan mutasi jabatan ini mencakup 99 Pati TNI, terdiri atas 66 Pati TNI AD, 12 Pati TNI AL, dan 21 Pati TNI AU. Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto menuturkan, mutasi dan promosi jabatan merupakan hal biasa di TNI.
“Mutasi dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi, pembinaan karier, dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas TNI,” kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto, Sabtu (27/3/2021).
Lahir dan besar di Cimahi, Jawa Barat, Erwin memutuskan untuk masuk Akmil selepas SMA. Namun dari dua kali mendaftar, anak pensiunan kepala sekolah ini gagal. Dia kembali mencoba untuk ketiga kalinya dan berhasil menembus Lembah Tidar.
Lulus pada 1992, dia dianugerahi penghargaan adhi makayasa alias lulusan terbaik. Namun dia tak mendapatkan predikat bergengsi lainnya, yaitu Tri Sakti Wiratama (penghargaan terbaik di tingkat akhir pendidikan). Gelar itu jatuh ke koleganya, Adisura Firdaus Tarigan.
Sejumlah penugasan pernah dijalaninya mulai Susdantonkav di Jerman pada 1997/1998, Kartika Exchange Program di Australia tahun 1998, Pam Daerah Rawan di Timor Timur hingga Kongo pada 2005/2006.
Dengan berbagai penugasan itu tak mengherankan dia fasih bahasa asing. Erwin lancar berbahasa Inggris dan Jerman. Adapun tugas di instansi TNI AD antara lain sebagai Asrena Kasdam XII/ Tanjungpura (2013), Paban-I/Ren Spersad dan Danrem 043/Garuda Hitam pada 2018-2019.
Editor: Zen Teguh