PPS Kurang Diminati di Bali, KPU Badung Minta Anggota DPRD Bantu Sosialisasi

Antara ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 17:05 WIB
PPS Kurang Diminati di Bali, KPU Badung Minta Anggota DPRD Bantu Sosialisasi
Pilkada 2020. (dok iNews.id)

BADUNG, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung mengakui minimnya warga mendaftar sebagai Panitian Pemungutan Suara (PPS). KPU Badung meminta meminta anggota DPRD ikut menyosialisasikan rekrutmen PPS kepada konstituennya.

"Kami juga meminta dukungan DPRD Kabupaten Badung terkait tahapan pemutakhiran daftar pemilih untuk menghasilkan data pemilih yang akurat," kata Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta, di Mangupura, Badung, Rabu (26/2/2020).

Diakui Wayan, total kebutuhan PPS di Kabupaten Badung sebanyak 186 orang, dengan rincian tiga orang untuk di setiap desa. Sedangkan di Kabupaten Badung total ada 62 desa.

"Kami sudah membuka pendaftaran PPS dari 18-24 Februari lalu, namun jumlah pendaftar hingga 24 Februari baru 48 orang. Oleh karena itu, kami memperpanjang pendaftaran PPS dari 25-27 Februari 2020," ujarnya.

Menurutnya, minat masyarakat untukmenjadi PPS memang sangat minim sedari dulu. Dia mencontohkan pengalamannya saat masih menjadi PPS.

"Sepanjang pengetahuan saya, sejak 2004, saat saya masih menjadi PPK di Kecamatan Abiansemal, minat masyarakat Badung memang minim untuk turut menjadi penyelenggara pemilu," ucapnya.

Dikatakan Wayan, KPU Badung telah melaksanakan sosialisasi terkait Pilkada 2020 kepada masyarakat sejak tanggal 1 November 2019. Kegiatannya antara lain dengan menyasar segmen pemilih pemula atau millineal melalui kegiatan konser musik.

"Kami juga melakukan dalam bentuk bondres dengan konten sosialisasi dalam kemasan budaya atau kearifan lokal yang mana ini merupakan usaha-usaha kami dalam menyosialisasikan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung 23 September 2020 dengan target partisipasi pemilih yang ingin kami raih di angka 85 persen," ujarnya


Editor : Reza Yunanto