Perempuan di Bali Lapor Polisi karena Tak Kuat Dipaksa Sodomi

Sindonews.com ยท Jumat, 31 Januari 2020 - 11:54 WITA
Perempuan di Bali Lapor Polisi karena Tak Kuat Dipaksa Sodomi
Ilustrasi kekerasan seksual (Foto: AFP)

DENPASAR, iNews.id- Seorang perempuan di Denpasar, Bali melapor ke polisi karena tak kuat meladeni hasrat seksual kekasihnya. Korban kesakitan karena disodomi kekasihnya.

Korban adalah AS (32), perempuan asal Lumajang, Jawa Timur yang sehari-hari tinggal di rumah kos di kawasan Kuta, Bali. Pelaku adalah Ketut Suparta (42), pria asal Bali yang selama ini menjadi kekasihnya.

Kepada polisi, korban mengaku mulai dipaksa pelaku untuk meladeni aktivitas seksual sodomi itu pada November hingga Desember 2019. Modus pelaku dengan mendatangi rumah kos korban hampir setiap hari. Setelah sering berkunjung, pelaku mengajak korban berhubungan badan.

Korban menolak ajakan pelaku karena baru berpacaran sebentar. Meski ditolak, pelaku terus memaksa korban, hingga akhirnya korban tak kuasa menolak permintaan pelaku untuk melakukan hubungan badan.

Saat berhubungan badan itulah, pelaku kerap memaksa korban untuk melakukan sodomi. Permintaan itu, diakui korban kerap kali dilakukan pelaku disertai ancaman akan dipukuli.

Korban juga diminta tutup mulut dan tidak melaporkan perbuatan pelaku. Karena merasa ketakutan dan kesakitan akibat sering disodomi pelaku, korban memutuskan untuk melaporkan pelaku ke polisi.

“Pelaku sudah ditangkap, kasusnya masih didalami,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Kamis (30/1/2020).

Menurut Wayan, kasus kekerasan seksual yang dialami korban, ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar. Petugas Unit PPA Polresta Denpasar telah membantu korban untuk membuat visum di rumah sakit.


Editor : Reza Yunanto