Penambahan Kasus Covid-19 Bali dan Kematian Pecahkan Rekor Tertinggi Harian

Antara ยท Sabtu, 05 September 2020 - 00:20 WITA
Penambahan Kasus Covid-19 Bali dan Kematian Pecahkan Rekor Tertinggi Harian
Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra (Foto: Dok Pemprov Bali)

DENPASAR, iNews.id - Penambahan pasien baru positif Covid-19 dan pasien yang meninggal dunia di Provinsi Bali memecahkan rekor tertinggi kasus harian, Jumat (4/9/2020). Diketahui, hari ini ada penambahan 196 kasus positif dan sembilan pasien yang meninggal dunia.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, sebanyak 196 orang pasien baru Covid-19 itu semuanya terinfeksi karena transmisi lokal. Para pasien tersebar di sembilan kabupaten/kota yang ada di Bali.

Adapun rincian sebaran penambahan kasus positif Covid-19 untuk masing-masing kabupaten/kota, yakni di Kabupaten Jembrana 4 pasien, Tabanan (7), dan Badung (38). Kemudian di Kota Denpasar (26), Gianyar (30), Bangli (13), Klungkung (9), Karangasem (32), dan dan Kabupaten Buleleng 37.

"Dengan penambahan 196 kasus baru itu, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali hingga saat ini menjadi 5.906 orang," kata Dewa Made Indra, di Denpasar, Jumat (4/9/2020).

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu mengatakan, dengan penambahan 196 kasus baru hari ini, secara nasional Bali menempati peringkat kelima penambahan kasus harian tertinggi. Di posisi pertama DKI Jakarta dengan penambahan 880 pasien, Jawa Barat (385), Jawa Timur (350), dan Kalimantan Timur (281).

GTPP Covid-19 Provinsi Bali mencatat sejak minggu keempat Agustus 2020, penambahan kasus positif Covid-19 di Pulau Dewata mengalami lonjakan drastis di atas 70 kasus dalam sehari.

Bahkan, pada Senin (31/8) terjadi penambahan kasus baru sebanyak 129 orang, kemudian Selasa (1/9) sebanyak 160 orang, Rabu (2/9) sebanyak 169 orang, dan Kamis (3/9) sebanyak 174 orang.

Dewa Indra mengatakan, pada hari ini, dengan penambahan sembilan pasien yang meninggal dunia juga mencatatkan rekor kasus kematian harian tertinggi. Rekor kasus kematian harian tertinggi sebelumnya tercatat pada Rabu (2/9/2020) sebanyak lima kasus.

"Secara kumulatif, pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Provinsi Bali menjadi 88 orang atau 1,49 persen," katanya.

Sembilan pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 pada Jumat ini, yakni dari Kabupaten Jembrana satu orang, Badung (2), Bangli (1), Buleleng (1), Tabanan (1), Gianyar (2), dan Klungkung 1 orang.

Hari ini juga dilaporkan ada penambahan 81 pasien yang sembuh. Total kumulatif pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 di Provinsi Bali menjadi 4.833 orang.

Sementara jumlah kasus aktif atau pasien dalam perawatan sebanyak 985 orang (16,68 persen). Para pasien ini dirawat di 17 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Dewa Indra kembali mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah, dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan, di mana saja, dan kapan saja.

"Marilah kita laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian," ucapnya.

Gubernur Bali I Wayan Koster juga telah mengeluarkan Pergub Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Pergub tersebut mengatur tentang sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan. Besaran denda yang diterapkan Rp100.000 bagi perorangan yang tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Kemudian, Rp1 juta bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya yang tidak menyiapkan sarana pencegahan Covid-19.


Editor : Maria Christina