Penambahan Covid-19 di Jembrana, Dinkes Bali: Bukan dari Tahanan Kabur

Antara · Kamis, 20 Januari 2022 - 16:55:00 WITA
Penambahan Covid-19 di Jembrana, Dinkes Bali: Bukan dari Tahanan Kabur
Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Made Rentin dalam suatu kesempatan di Denpasar belum lama ini. (Foto: Antara/Ni Luh Rhismawati)

DENPASAR, iNews.id - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Made Rentin melaporkan penambahan kasus harian Covid-19 di Kabupaten Jembrana. Namun, kasus itu bukan dari tahanan yang sempat kabur dari polres setempat.

"Penambahan kasus (Covid-19), bukan dari tahanan yang sempat kabur. Tetapi merupakan hasil 'tracing dan testing' dari tahanan di Polsek Mendoyo, Kabupaten Jembrana," kata Rentin di Denpasar, Kamis (20/1/2022).

Rentin mengemukakan, berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, sebelumnya ada lima tahanan di Polsek Mendoyo yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian, setelah dilakukan penelusuran (tracing) dan tes (testing), ada empat petugas di Polsek Mendoyo dan empat keluarga tahanan yang juga ditemukan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kasusnya semua tanpa gejala dan mereka itu semuanya telah dirawat di tempat isolasi terpusat (isoter)," ucap pria yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali itu.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Bali pada Selasa (18/1/2022), tercatat dari penambahan kasus baru sebanyak 23 orang, 10 orang diantaranya disumbang dari Kabupaten Jembrana.

Sementara itu, Plt Direktur Rumah Sakit Bali Mandara yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya menegaskan dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan tahanan yang kabur menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Jembrana.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: