Pemprov Bali Suntik Dana Pawai Kesenian Rp225 Juta Tiap Kabupaten

Antara ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 15:03 WIB
Pemprov Bali Suntik Dana Pawai Kesenian Rp225 Juta Tiap Kabupaten
Pawai Kesenian Bali. (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan memberikan bantuan dana pelaksanaan pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) 2020 kepada tiap kabupaten dan kota sebesar Rp225 juta. Bantuan dana tersebut agar pawai yang disajikan berkualitas.

"Dari hasil evaluasi kami, peserta pawai PKB selama ini cenderung asal ikut saja. Alasan mereka mengapa memberikan tampilan yang kurang bagus karena tidak ada atau minim biaya," kata Koordinator Tim Kurator PKB 2020, I Gede Arya Sugiartha di Denpasar, Selasa (11/2/2020).

Dia mengatakan, dana yang telah disiapkan Pemprov Bali itu nilainya mencapai lebih dari Rp2 miliar. Dengan tambahan dana itu, diharapkan peserta pawai dari tiap kabupaten dan kota memberi sajian dalam PKB lebih baik dari sebelumnya.

"Kriteria pawai harus benar-benar ditepati oleh para penggarap karena di sana banyak mengandung unsur-unsur kreativitas dan penciptaan," ujar pria yang juga Rektor ISI Denpasar ini.

Namun ada prasayarat untuk memperoleh bantuan dana pawai dalam PKB ke-42 ini. Dia menuturkan, penerima bantuan dana harus mengikuti penilaian proposal atas penciptaan karya seni untuk tiga kategori garapan yang dilombakan.

Tiga kategori yang dilombakan itu adalah kategori Garapan Lambang Daerah (identitas daerah), kategori Koreografi Kolaborasi Bertemakan Atma Kerthi, dan kategori Koreografi Tematik (hasil eksplorasi budaya khas kabupaten/kota).

"Akan ada tim dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yang akan menilai sejumlah proposal garapan di setiap kabupaten/kota, untuk ditentukan yang mana yang terbaik dan berhak memperoleh uang untuk garapan Pawai Pesta Kesenian Bali," ucapnya.

Pawai PKB yang ke-42 ini akan dilaksanakan pada 13 Juni 2020. Menurut rencana akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

Pembukaan pawai akan menampilkan garapan baru berupa Legong Sad Kertih hasil rekonstruksi maestro tari Ni Ketut Arini.


Editor : Reza Yunanto