Pembalakan Liar di Buleleng Bali Belum Ditindaklanjuti, Polisi Beralasan Tunggu Laporan

Pande Wismaya ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 12:50 WIB
Pembalakan Liar di Buleleng Bali Belum Ditindaklanjuti, Polisi Beralasan Tunggu Laporan
Aparat TNI Kodim 1609 Buleleng Bali menemukan balok kayu hasil pembalakan liar di Desa Pangkung Paruk, Seririt, Buleleng, Bali, Selasa (28/1/2020). (Foto: iNews.id/Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id – Polisi belum menindaklanjuti kasus pembalakan liar di Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali. Polisi beralasan belum ada yang melaporkan kasus itu kepada kepolisian.

“Pada prinsipnya kami menunggu (laporan), siapapun yang menyerahkan setiap peristiwa pidana, kami akan tindaklanjuti sesuai prosedur,” kata Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Selasa (28/1/2020).

Sumarjaya mengatakan, hingga saat ini, Polres Buleleng belum menerima laporan soal pembalakan liar tersebut.

Meskipun pihak TNI lebih dulu menemukan aktivitas pembalakan liar tersebut, dan barang bukti telah diserahkan kepada pihak kejaksaan, polisi tidak bisa serta-merta mengusut kasus tersebut jika tidak ada laporan masuk.

“Sekarang tanyakan ke yang menerima barang bukti, kapan dilaporkan?” ujarnya.

Terkait dugaan ada oknum aparat yang menjadi pelindung para pembalak liar itu, dia tidak mau berspekulasi. Pihak kepolisian, kata dia, tidak akan masuk ke dugaan aparat menjadi beking pembalakan liar jika belum ada pihak yang melaporkan hal itu.

“Kami sifatnya menunggu. Kalau memang ada laporan soal itu, kami akan menilai apakah ini peristiwa pidana apa bukan,” katanya menjelaskan.

Aktivitas pembalakan liar di Desa Pangkung Paruk itu pertama kali diketahui oleh aparat TNI di Kodim 1609 Buleleng yang mendapat laporan dari warga setempat.

“Adanya praktek illegal logging ini kami dapat dari masyarakat, kemudian saya menurunkan anggota saya untuk meneliti informasi ini,” kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 1609 Buleleng, Letkol Muhammad Windra Ristianto di Buleleng.

Aparat Kodim 1609 Buleleng yang turun ke lokasi menemukan barang bukti berupa puluhan balok kayu jenis sonokeling. Barang bukti itu diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Buleleng.


Editor : Reza Yunanto