Pelabuhan Benoa Mulai Terima Kedatangan Kapal Pesiar

Antara ยท Selasa, 21 Januari 2020 - 01:08 WIB
Pelabuhan Benoa Mulai Terima Kedatangan Kapal Pesiar
Dua kapal pesiar merapat di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (20/1/2020). (Foto: Antara)

BENOA, iNews.id - Pelabuhan Benoa, Bali, mulai menerima kedatangan kapal pesiar dari mancanegara. Hal ini seiring dengan pengembangan Benoa sebagai pelabuhan kelas dunia.

Dua kapal pesiar mewah yang merapat itu adalah MV Vasco De Gama dengan panjang 219 meter, dan MV Europa Vasco Da Gama dengan panjang 224 meter. Kedua kapal itu mengangkut ribuan wisatawan mancanegara.

"Kapan pesiar Vasco Da Gama sudah merapat sejak Minggu (19/1) dan rencananya hari ini bertolak ke Australia. Sedangkan MV Europa akan melanjutkan perjalanannya ke Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Benoa, Agustinus Maun di kantornya, Senin (20/1/2020).

Dia mengatakan, kedatangan dua kapal pesiar berukuran besar itu, adalah yang kedua kalinya setelah dilakukan pengembangan Pelabuhan Benoa.

Agustinus mengatakan dengan kedatangan kapal pesiar berukuran besar dan panjang tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata, khususnya melalui Pelabuhan Benoa yang merupakan pelabuhan laut terbesar di Bali.

"Kapal pesiar Vasco Da Gama saat ini membawa 2.100 wisatawan asing. Sedangkan pada Februari ada jadwal kapal pesiar lebih panjang bersandar di Pelabuhan Benoa. Ini akan memberi dampak positif bagi pariwisata Pulau Bali," ujarnya.

Dia mengatakan, pada tahun 2020 ini dijadwalkan akan ada sekitar 90 kapal pesiar yang akan merapat. Dari segi fasilitas, Pelabuhan Benoa telah siap menjadi pintu masuk bagi ribuan wisatawan yang diangkut kapal pesiar.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan menyiapkan Pelabuhan Benoa sebagai pelabuhan kelas dunia yang memadukan bisnis pelabuhan dan pariwisata.

"Nantinya Benoa menjadi one stop area yang dilengkapi dengan pusat kesenian, wisata kuliner dan pusat perdagangan UMKM. Juga convention hall, pusat perdagangan dan lainnya," kata Erick dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Erick menuturkan, di Pelabuhan Benoa akan dirancang memiliki area hutan kota, terminal energi, industri perikanan, dan instalasi pengelolaan air limbah.


Editor : Reza Yunanto