Pedagang Pasar Kumbasari Mengaku Sepi Pembeli, Warga Masih Takut Belanja

Aris Wiyanto ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 12:58 WIB
Pedagang Pasar Kumbasari Mengaku Sepi Pembeli, Warga Masih Takut Belanja
Pedagang mengangkut barang dagangan dari Pasar Kumbasari yang ditutup karena belasan pedagang positif terjangkit Covid-19. (Foto: iNews.id/Muhammad Muhyiddin)

DENPASAR, iNews.id - Pasar Kumbasari di Kota Denpasar, Bali kini sepi pengunjung sejak ditetapkan menjadi salah satu klaster penyebaran virus corona (Covid-19). Meski telah dibuka, pasar tersebut masih sepi lantaran warga masih takut berbelanja ke pasar.

Pantauan iNews.id, Kamis (18/6/2020), pasar yang berada di Kecamatan Denpasar Barat itu kini telah dibuka kembali setelah sebelumnya ditutup enam hari karena ditemukan 18 pedagang yang positif terjangkit Covid-19.

Puluhan pedagang juga mulai berjualan kembali. Namun, jumlah pembeli masih minim dibanding sebelum merebaknya kasus Covid-19 di pasar tersebut.

"Sepi banget, nggak ada yang belanja," kata seorang pedagang, Made Sutriasih ditemui di pasar, Kamis (18/6/2020).

Pedagang lainnya, Yanti mengaku nyaris tak ada yang membeli barang dagangannya. Menurutnya, jumlah pengunjung ke pasar menurun drastis. Dia mendengar pembeli masih takut datang ke pasar.

Dia mengaku, sepinya pembeli yang datang ke pasar membuat penjualan harian turun drastis hingga 50 persen.

"Banyak pembeli katanya masih takut ke pasar," tuturnya.

Sebelumnya, 18 orang pedagang di Pasar Kumbasari dinyatakan positif terjangkit virus corona. Untuk memutus mata rantai penyebaran, pasar ditutup pada 10 Juni dan baru dibuka pada 16 Juni lalu.

Sebelum berjualan kembali, seluruh pedagang di pasar tersebut telah menjalani rapid test untuk memastikan bebas Covid-19.


Editor : Reza Yunanto