Muncul Klaster Covid-19 di RSUD Buleleng, 9 Petugas Farmasi Positif Corona

Pande Wismaya ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:57:00 WITA
Muncul Klaster Covid-19 di RSUD Buleleng, 9 Petugas Farmasi Positif Corona
ilustrasi tenaga medis: istimewa

BULELENG, iNews.id - Muncul klaster penyebaran virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng, Bali. Sembilan tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut positif terjangkit Covid-19.

"Saat ini tercatat sembilan orang," kata Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Selasa (11/8/2020).

Mereka yang terpapar Covid-19 itu seluruhnya merupakan pegawai bagian farmasi di RSUD Buleleng.

Suyasa mengatakan, kasus tersebut berawal dari seorang pegawai farmasi yang melakukan perjalanan persembahyangan ke sejumlah daerah di Bali, termasuk wilayah yang tergolong zona merah.

"Karena berada dalam satu ruangan, kemudian menular ke lainnya," tuturnya.

Terungkapnya penyebaran Covid-19 di RSUD Buleleng ini segera ditangani dengan pelaksanaan tracing kontak terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pegawai farmasi ini.

Hasil tracing tersebut terus berkembang dan bukan hanya pegawai bagian farmasi saja yang diduga terpapar. Sebab pegawai ini sempat menghadiri acara ulang tahun di RSUD Buleleng.

"Ini masih mungkin berkembang karena ada swab tambahan, tapi semoga tidak bertambah yang terkonfirmasi," ujarnya.

Suyasa menambahan, untuk mencegah klaster ini berkembang, seluruh kontak erat yang menjalani tes swab sudah menjalani isolasi mandiri. Sedangkan pegawai yang masih bekerja diberlakukan pembagian waktu kerja.

"Ini agar pelayanan tetap berjalan," ujarnya.

Selain petugas bagian farmasi, ada satu petugas di layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang juga terpapar Covid-19.

Namun pegawai tersebut diduga bukan terpapar dari lingkungan rumah sakit. Pegawai tersebut diduga terpapar dari orang tuanya yang sudah lebih dulu dinyatakan positif.

"Memang ada juga di layanan IGD. Tapi ini kontak erat dari orang tuanya yang sudah terpapar lebih dulu. Jadi bukan di rumah sakit," katanya.


Editor : Reza Yunanto