Mulai 2020, Bali Seriusi Pemerintahan Berbasis Elektronik

Antara ยท Senin, 13 Januari 2020 - 18:58 WIB
Mulai 2020, Bali Seriusi Pemerintahan Berbasis Elektronik
Gubernur Bali Wayan Koster (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berkomitmen untuk memantapkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SBPE) mulaih tahun 2020. Hal itu sejalan dengan program unggulan Gubernur Bali Wayan Koster menuju Bali Smart Island.

"Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ini merupakan penyempurnaan dari 'e-government' yang memang sudah berjalan selama ini, namun akan disempurnakan menjadi lebih terintegrasi," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemprov Bali Gede Pramana, di Denpasar, Senin (13/1/2020).

Gede mengatakan, regulasi mengenai SPBE ini tertuang dalam Peraturan Presiden No 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

"Lewat SPBE dengan tidak lagi secara manual, sehingga berbagai tugas birokrasi dapat lebih cepat dilaksanakan," ujarnya.

Gede mencontohkan, dengan SPBE, aplikasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) soal sistem kepegawaian maupun penggajiannya bisa langsung diintegrasikan dengan sistem di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). "Dengan demikian antarsatu instansi dengan instansi lainnya yang terkait tidak ada perbedaan data," ujarnya.

Contoh lainnya, terkait kenaikan pangkat, para pegawai tidak lagi harus mengumpulkan dan membawa berkas setiap tahun. "Dengan sistem ini, kertas menjadi hemat dan juga tidak merepotkan para pegawai membawa berkas kemana-mana," ucapnya.

"Prinsipnya sedang kami bangun bertahap, mudah-mudahan tahun ini bisa berjalan dengan baik. Mungkin diawali dengan integrasi sistem absensi, kemudian barulah pada sistem yang lainnya," katanya lagi.

Gede mengatakan, jika SPBE sudah berjalan dan dapat diaplikasikan efektif, sehingga akan melengkapi konstruksi terwujudnya Bali Smart Island yang sebelumnya sudah diawali dengan pemberian layanan wifi gratis pada seluruh desa adat, objek wisata, puskesmas, hingga berbagai sekolah di seluruh Bali.

"Untuk tahun ini, tentu kami akan meningkatkan layanan wifi gratis dengan sasaran yang lebih luas. Termasuk juga pemberian dana Bantuan Keuangan Khusus ke Kabupaten Buleleng untuk membangun jaringan agar siaran televisi bisa dijangkau di kabupaten paling utara Pulau Bali itu," katanya.


Editor : Reza Yunanto