Mengaku Tak Niat Sakiti Korban, Pembunuh WNA Slovakia Hanya Ingin Minta Maaf
DENPASAR, iNews.id – Polisi menetapkan Lorens Parera (30) pembunuh WNA Slovakia Adriana Simeonova (29) di Bali. Kepada petugas, pelaku mengaku awalnya hanya ingin meminta maaf karena meminjam motor korban tanpa izin.
Kejadian pembunuhan tersebut berawal saat pelaku mendatangi tempat tinggal korban, Senin (18/1/2021). Pelaku mengaku hanya ingin minta maaf karena telah membawa motor korban tanpa izin, dan minta agar tidak dilaporkan ke polisi.
“Saat pelaku bermaksud untuk minta maaf, korban nggak mau memaafkan. Malah pelaku diusir pakai sapu ijuk,” kata Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Citra Fatwa Rahmadani, Kamis (21/1/2021).
Tersangka yang mulai emosi kemudian mengeluarkan pisau yang disembunyikan di kantong baju jas hujannya. Lorens sengaja mengarahkan pisau dengan menusuk leher korban dan mengoyaknya ke arah kanan korban.
"Katanya (pisau) untuk jaga diri saat ada perlawanan dari korban. Antara tersangka dan korban sering cekcok,” katanya.
Usai membunuh korban, tersangka sempat mencuci pisau di kolam kemudian menyimpan kembali di kantong jas hujan sebelah kanan.
“Usai membunuh, tersangka sempat mengambil ponsel korban di atas meja dapur lalu mematahkannya dengan tangan kosong,” ucapnya.
Tujuannya agar tidak ada yang bisa menghubungi korban. Sementara untuk menghilangkan jejak, seluruh barang bukti berupa pisau, jas hujan, selop tangan dibuang tersangka di sebuah lahan kosong daerah Jalan Taman Barunan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.
Editor: Nani Suherni