Marak Pedagang Pasar Tumpah di Denpasar, Satpol PP Lakukan Penertiban

Antara ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 08:49 WIB
Marak Pedagang Pasar Tumpah di Denpasar, Satpol PP Lakukan Penertiban
Satpol PP tertibkan pedagang pasar tumpah di Denpasar, Bali. (Foto: Antara/Ist)

DENPASAR, iNews.id - Satpol PP Denpasar menertibkan sejumlah pedagang pasar tumpah di beberapa lokasi. Penertiban dilakukan karena pedagang berjualan di lokasi terlarang seperti trotoar dan badan jalan.

Salah satu lokasi pasar tumpah yang ditertibkan yakni di Jalan Gajah Mada. Puluhan pedagang yang berjualan itu beralasan Bali sudah memasuki tatanan kehidupan baru, sehingga mereka bisa kembali berjualan seperti semula.

"Berdagang di trotoar atau badan jalan berarti melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum maka kami wajib menertibkan. Walau saat ini baru dimulai tatanan kehidupan baru di tengah Covid-19," ujar Kepala Satpol PP Denpasar, Gede Anom Sayoga di Denpasar, Minggu (2/8/2020).

Dia mengatakan, pedagang pasar tumpah yang berjualan di tempat yang dilarang seperti trotoar atau badan jalan, jelas melanggar aturan. Oleh karena itu Satpol PP berkewajiban menertibkan.

"Selaku penegak perda berkewajiban menata wajah Kota Denpasar agar tetap bersih, aman, nyaman dan tidak semrawut," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk pedagang pasar tumpah di Jalan Gajah Mada telah diarahkan agar berjualan di dalam areal Pasar Badung. Menurutnya, Perumda Pasar Kota Denpasar juga telah membantu menyiapkan tempat di areal Pasar Badung.

Menurutnya, penataan pasar tumpah yang dilakukan Satpol PP mendapat dukungan positif para pedagang yang berjualan di dalam Pasar Badung.

Ternyata selama ini pedagang yang berjualan di Pasar Badung merasa keberatan kepada pedagang dengan kehadiran pedagang di pasar tumpah yang berjualan di pinggir jalan depan Pasar Badung.

"Karena ternyata pembeli enggan masuk ke dalam pasar," ujarnya.

Dia menuturkan, dengan semua pedagang mau berjualan di dalam Pasar Badung maka kesempatan untuk berjualan menjadi merata.

Selain itu, penertiban pedagang ini juga untuk mengontrol pedagang dan pembeli menerapkan protokol kesehatan agar tak terjadi penyebaran Covid-19 dari klaster pasar.


Editor : Reza Yunanto