Likuifaksi Tanah Berpotensi Terjadi pada 3 Wilayah di Bali

Antara ยท Sabtu, 28 Desember 2019 - 18:10 WITA
Likuifaksi Tanah Berpotensi Terjadi pada 3 Wilayah di Bali
Likuifaksi tanah. (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Tiga daerah di Bali berpotensi terjadi likuifaksi tanah. Tiga daerah itu adalah Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng, Perancak Kabupaten Jembrana, dan Tanjung Benoa Kabupaten Badung.

"Bali memang daerah termasuk ada potensi terutama di daerah selatan di Tanjung Benoa, dan di utara ada Seririt, Buleleng yang ternyata dari analisa yang dilakukan oleh Badan Geologi memiliki potensi likuefaksi dan kerentanan untuk lebih detailnya harus perlu dikaji lebih lanjut," kata anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Agastya di Denpasar, Jumat (28/12/2019).

Ia mengatakan, penyebab utama suatu terjadinya likuifaksi pada suatu daerah yaitu pada daerah tersebut pernah terjadi gempa dan berpotensi adanya patahan cukup besar.

Namun untuk daerah Perancak Kabupaten Jembrana, dari sisi kesejarahan tidak terjadi gempa berskala besar dan tidak dekat dengan patahan.

Sedangkan menurut sejarah pusat gempa dan pola-pola patahan menunjukkan sinkronisasi di bagian Seririt pada tahun 1976 dengan gempa 6,5 M, dan di Selat Bali juga punya patahan aktif tahun 2004 dengan gempa 5,3 M.

Selain itu, untuk daerah-daerah rawan atau strategis terjadinya likuifaksi di Bali, menurutnya cukup sulit ditemukan karena Bali termasuk padat wilayah apalagi daerah Selatan.

"Karena setelah kita tahu daerah tersebut rentan ya tentu kita nggak mungkin langsung memindahkan tapi kita sadar dengan adanya potensi ini minimal kita paham apa yang harus dilakukan untuk memitigasi ini," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan data dari Badan Geologi dalam sejarah di Bali belum pernah terjadi likuifaksi ini. Namun dengan antisipasi harapannya agar likuifaksi tidak terjadi di Bali hingga meninggalkan banyak korban.

Ia menjelaskan, saat ini IAGI Bali sedang melakukan penelitian terhadap pola-pola patahan agar dapat mengetahui potensi-potensi bencana yang dapat terjadi.

Bagian-bagian yang menjadi penelitian dari terkait dengan potensi likuifaksi yaitu intensitas terjadinya gempa, besaran gempa, dari segi batuannya dan beberapa temuan ilmiah lainnya.


Editor : Reza Yunanto