Kehabisan Bekal, WNA di Legian Bali Terjaring Razia Perut Lapar

Bagus Alit ยท Jumat, 09 Oktober 2020 - 15:50 WITA
Kehabisan Bekal, WNA di Legian Bali Terjaring Razia Perut Lapar
Warga negara Belanda terjaring razia perut lapar di Legian, Badung, Bali, Jumat (9/10/2020). (iNews.id/Bagus Alit)

BADUNG, iNews.id - Razia perut lapar di Bali tak hanya menyasar warga lokal, tapi juga warga negara asing (WNA). Beberapa WNA yang tertahan di Bali selama pandemi Covid-19 nyaris kehabisan bekal.

Salah satunya Hobbert, warga negara Belanda yang terjaring razia perut lapar di Legian, Badung, Bali, Jumat (9/10/2020).

Sejak awal Hobbert mengetahui ada razia perut lapar yang dilakukan relawan dengan membagi-bagikan makanan gratis. Namun pria paruh baya itu terlihat malu mendekat. Seorang relawan kemudian mendatanginya dan memberikan sebungkus makanan beserta masker.

"Hari ini kita temukan seorang warga negara Belanda, kami berikan nasi bungkus," tutur Ketua LPM Legian, Wayan Puspanegara.

Menurutnya, hampir setiap hari ada saja WNA yan terjaring razia perut lapar di kawasan Legian. Pada umumnya mereka kesulitan finansial karena sudah berbulan-bulan bertahan di Bali akibat pandemi.

"Memang banyak wisatawan mancanegara minta nasi bungkus ke kita. Selama enam bulan mereka di sini sudah mulai beradaptasi dengan makanan di sini," ujarnya.

Razia perut lapar ditujukan kepada masyarakat yang kekurangan pangan akibat pandemi Covid-19.


Editor : Reza Yunanto