Kasus Transaksi Palsu Rp23 Miliar, Direktur BPR di Bali Divonis 6 Tahun Penjara

Chusna Mohammad · Selasa, 11 Januari 2022 - 18:10:00 WITA
Kasus Transaksi Palsu Rp23 Miliar, Direktur BPR di Bali Divonis 6 Tahun Penjara
Ilustasi putusan hakim terhadap terdakwa kejahatan perbankan di Pengadilan Negeri Denpasar. (Foto: ist)

DENPASAR, iNews.id - Direktur BPR Legian Indra Wijaya (49) dijatuhi vonis enam tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (11/1/2022). Dia terbukti bersalah membuat transaksi palsu senilai Rp23 miliar. 

Selain Indra, vonis yang sama juga dikenakan kepada dua anak buahnya, I Gede Made Karyawan dan Ni Putu Dewi Wirastini. \

"Ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perbankan secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, Selasa (11/1/2022). 

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 49 ayat 1 huruf a UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan juncto pasal  55 ayat 1 ke -1 KUHP. 

Hakim mengungkap, Indra bersama Karyawan selaku kepala bisnis dan Wirastini sebagai direktur kepatuhan melakukan pencatatan palsu dalam pembukuan atau laporan transaksi BPR Legian selama kurun 2017-2018. Total transaksi sebesar Rp23,1 miliar.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: