Kasus Covid-19 Meningkat, Hotel di Bali Akan Dijadikan RS Darurat

Bagus Alit ยท Kamis, 17 September 2020 - 10:45 WITA
Kasus Covid-19 Meningkat, Hotel di Bali Akan Dijadikan RS Darurat
Perawat di RS PTN Universitas Udayana mengenakan APD. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id - Kasus Covid-19 di Bali terus meningkat. Sejumlah hotel berbintang dua dan tiga di Bali akan dijadikan rumah sakit darurat penanganan Covid-19 pasien tanpa gejala.

"Pak Gubernur menyampaikan punya kapasitas hotel yang cukup sebagai antisipasi," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Denpasar, Rabu (16/9/2020).

Airlangga menuturkan, hotel yang akan digunakan sebagai fasilitas perawatan pasien Covid-19 yakni hotel kategori bintang 2 dan 3. Menurutnya hal yang sama juga telah dilakukan di beberapa daerah dengan menjadikan hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

"Seperti di DKI, sebagian Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan sudah lakukan itu," ujarnya.

Terkait rencana tersebut, sejumlah hotel di Bali menyatakan kesediaannya. Sejak terjadi pandemi Covid-19, tingkat hunian hotel di Pulau Dewata merosot.

Dengan menjadikan hotel untuk tempat perawatan pasien Covid-19, diharapkan bisa membantu keterisian kamar di hotel. Di sisi lain hal ini sebagai bentuk kepedulian hotel untuk membantu penanganan Covid-19 di Bali.

"Ini sumbangsih yang bisa dilakukan hotel untuk menangani pandemi ini," kata Ketua Indonesian Hotel General Maneger (IHGMA) Bali, Nyoman Astama.

Dalam sebulan terakhir, kasus Covid-19 di Bali menunjukkan tren peningkatan. Hal itu membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali nyaris penuh 100 persen.

Di Rumah Sakit PTN Universitas Udayana (Unud) misalnya, jumlah tempat tidur yang terisi mencapai 94 persen.

Jumlah kasus positif di Bali hingga Rabu (16/9/2020) mencapai 7.429 orang. Dari jumlah itu sudah 5.887 yang sembuh dan 188 meninggal dunia. Masih ada 1.354 orang yang menjalani perawatan.


Editor : Reza Yunanto