Kasus Covid-19 di Bali Meningkat, Sekda: Kita Lagi Genjot Tes dan Tracing

Bona Jaya ยท Selasa, 01 Desember 2020 - 11:20:00 WITA
Kasus Covid-19 di Bali Meningkat, Sekda: Kita Lagi Genjot Tes dan Tracing
Sekretaris Daerah Bali Dewa Made Indra menyebut peningkatan kasus Covid-19 karena menggejot testing dan tracing. (iNews.id/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id - Kasus positif Covid-19 di Bali menunjukkan peningkatan signifikan di akhir November. Total kasus positif menembus 14.027 orang.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengakui jika kasus Covid-19 di akhir November ini meningkat tajam. Namun hal itu karena kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang sedang menggenjot tes Covid-19 dan tracing (penelusuran).

"Kita memang sedang menggenjot testing dan tracing. Setiap tracing pasti yang positif lebih banyak," ujarnya di Denpasar, Senin (30/11/2020).

Dewa Indra menjelaskan, ada dua hal yang menjadi fokus testing dan tracing di Bali saat ini. Pertama yakni tes dan tracing untuk KPPS penyelenggara pilkada serentak. Kedua yakni tes dan tracing untuk pariwisata.

"Saat ini kita genjot testing dan tracing untuk KPPS sampai ke pelosok-pelosok desa," ujarnya.

Kemudian berikutnya yaitu testing dan tracing untuk pariwisata. Hal ini dilakukan sebagai persiapan Bali untuk bisa membuka kembali pariwisata untuk turis mancanegara.

"Sesuai rencana kita akan membuka pariwisata lagi, maka kita genjot juga tracing di pariwisata ini," tuturnya.

Dia menjelaskan hasil dari testing dan tracing di dua sektor itu memang menemukan banyak kasus positif Covid-19. Kendati demikian hal itu sudah menjadi konsekuensi yang wajar. Di sisi lain dengan ditemukannya kasus positif lebih banyak maka penanganan Covid-19 di Bali bisa segera tuntas.

"Karena dengan tracing dan testing yang lebih massif maka sesuatu yang tersembunyi selama ini bisa terungkap. Dengan demikian bisa kita rawat dan setelah itu kita harap selesai.

Melansir data penanganan Covid-19 di Bali, jumlah kasus positif hingga Selasa (1/12/2020) pagi mencapai 14.027 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 12.701 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 432 orang meninggal dunia.

Masih ada 894 orang yang menjalani perawatan di seluruh rumah sakit dan fasilitas karantina yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali.

Editor : Reza Yunanto