Kakek asal Australia Tewas di Kamar Hotel di Bali

Antara ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 10:55 WIB
Kakek asal Australia Tewas di Kamar Hotel di Bali
Ilustrasi meninggal (Foto: dok iNews)

DENPASAR, iNews.id - Seorang Warga Negara (WN) Australia meninggal di sebuah kamar hotel di Jalan Benesar, Kuta, Bali. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian WN Australia tersebut.

WN Australia yang meninggal teridentifikasi atas nama Ross Patrick Mc Guiness (60). Korban ditemukan meninggal pada Rabu (1/1/2020).

"Kejadiannya pada Rabu (1/1) pukul 12.00 Wita dan masih kita proses sampai saat ini, setelah diperiksa memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai kamar hotel," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa, Jumat (3/12020) seperti dikutip dari Antara.

Polisi mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami korban. Saat ditemukan di kamar, polisi menemukan obat-obatan diantaranya satu kotak celebrex, predum conny, cardiol, sanax xr, diazepam, bactrobam, burn dan note gel, satu HP, botol parfum dan paspor.

BACA JUGA:

Satu Keluarga di Pulogadung Tewas Diduga Keracunan Asap Genset

Penembakan di Gereja Texas Terekam Kamera, Jemaat dan Pelaku Tewas

Selain itu ditemukan, uang tunai di brankas sebesar Rp2 juta, berupa pecahan Rp100 ribu dan 28 lembar uang dolar Australia pecahan 50 dollar.

"Korban ini sebenarnya datang ke hotel seorang diri dan dia adalah tamu langganan hotel, jadi korban check in pada 27-12-2019, dan berencana check out pada 23-01-2020," kata Putu Ika.

Putu Ika menuturkan kejadian berawal ketika pegawai hotel bernama Wayan Sukra Wirawan akan membersihkan kamar korban, selama kurang lebih lima belas menit tidak ada respon dari korban. Saat nafas korban dicek, ternyata sudah tidak ada.

"Saksi atas nama Wayan Sukra ini langsung membuka pintu kamar yang tidak terkunci sebelumnya, dan melihat korban tergeletak, untuk itu pihaknya langsung memanggil pegawai lainnya untuk mengecek nafas korban dan merasa tidak ada nafasnya," ucapPutu Ika.

Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat. Namun dokter menyatakan korban sudah tewas 12 jam sebelumnya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq